Guyana akan menjadi tuan rumah peluncuran resmi Caribbean Energy Week 2027. Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026 di Guyana Marriott Hotel, Georgetown.

Peluncuran ini bertujuan untuk memamerkan peluang strategis yang membentuk sektor energi regional.

>>> Jake McCarthy Pukul Dua Home Run, Termasuk Grand Slam, Bawa Rockies Menang

Acara ini berada di bawah naungan Presiden Dr. Mohamed Irfaan Ali dan didukung oleh Menteri Sumber Daya Alam Vickram Bharrat.

Menurut penyelenggara, acara ini menekankan peran sentral Guyana dalam mendorong pengembangan energi regional. Selain itu, acara ini juga memajukan Karibia sebagai pusat energi global yang sedang berkembang.

Didukung oleh Guyana Office for Investment, acara peluncuran akan menguraikan prioritas utama untuk 2027.

Prioritas tersebut mencakup ekspansi hulu, pengembangan LNG, pembangunan infrastruktur, dan kolaborasi lintas batas antar negara Karibia.

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi di seluruh rantai nilai minyak dan gas. Menurut data industri, Guyana terus menjadi jangkar pertumbuhan regional.

>>> Jefferson County Larang Penjualan Kembang Api dan Targetkan Penggunaan Ilegal

Produksi lepas pantai dari Blok Stabroek yang dioperasikan ExxonMobil rata-rata mencapai hampir satu juta barel per hari pada 2026.

Kapasitas ini diproyeksikan akan meningkat seiring dengan pengembangan baru, kegiatan eksplorasi, dan penempatan FPSO.

Perkembangan regional lainnya termasuk agenda lepas pantai Suriname yang maju, dipimpin oleh proyek GranMorgu TotalEnergies.

Trinidad dan Tobago juga fokus pada revitalisasi produksi gas matang sambil memperluas kapasitas LNG dan petrokimia.

>>> Steve Cohen Bantah Rumor Transfer Francisco Lindor dan Juan Soto

Caribbean Energy Week 2027 akan menawarkan platform khusus untuk pengumuman proyek masa depan, fasilitasi investasi, dan kemitraan strategis.