Bursa keuangan berjangka Kalshi memperluas pasar kontrak event pada Jumat, 3 Juli 2026.

Perusahaan meluncurkan promosi rujukan khusus di sejumlah negara bagian AS menjelang pertandingan babak 32 besar Piala Dunia.

>>> Prancis Hadapi Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Platform ini diatur oleh Commodity Futures Trading Commission (CFTC).

Pengguna di puluhan negara bagian dapat bertransaksi secara legal pada hasil pertandingan sepak bola, termasuk laga yang melibatkan Mesir, Australia, Argentina, Cape Verde, Kolombia, dan Ghana.

Para pedagang di platform aktif menargetkan pasar prediksi tertentu. Harga kontrak mencerminkan probabilitas hasil pertandingan dan statistik tim menjelang waktu pertandingan.

Jon Eimer, pakar SportsLine, mengatakan bahwa pemain andalan Mesir tampil baik. Mo Salah memimpin timnya ke babak knockout.

Eimer mencatat bahwa Australia bermain defensif, sementara Mesir terlibat dalam pertandingan dengan skor lebih tinggi. Ia memperkirakan serangan Mesir akan menembus pertahanan Australia.

Martin Green, pakar SportsLine lainnya, menyebut Argentina solid di pertahanan, kuat di lini tengah, dan mematikan di serangan.

Mereka memiliki beberapa penyerang elit di bangku cadangan seperti Julian Alvarez.

Green menyatakan kekalahan Argentina akan menjadi kejutan besar. Ia mengantisipasi tim menang nyaman di waktu normal.

Mengenai laga Kolombia vs Ghana, Green mengatakan Kolombia kemungkinan mendominasi penguasaan bola. Mereka perlu bersabar saat mencoba menembus pertahanan rapat Ghana.

>>> Ramalan Zodiak 4 Juli: Aries Jangan Paksakan Diri, Taurus Lapang Dada

Menurut Green, Kolombia memiliki banyak pemain kreatif seperti James Rodríguez, Luis Díaz, dan Jhon Arias. Mereka akan menguji pertahanan Ghana.

Probabilitas Pasar Kolombia vs Ghana

Berikut probabilitas pasar untuk pertandingan Kolombia vs Ghana: Tim lolos Kolombia 79% (harga 80 sen), Ghana 21% (21 sen).