Presiden Donald Trump melakukan penerbangan perdana dengan pesawat Air Force One yang baru direnovasi pada Rabu lalu.

Pesawat senilai $400 juta atau sekitar Rp6,4 triliun itu langsung menuai sorotan tajam di media sosial.

>>> Penumpang Gelisah Paksa Pendaratan Darurat Pesawat United Express

Kontroversi bermula setelah Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengunggah foto di X dari penerbangan perdana tersebut.

Foto menunjukkan dirinya dan Trump di dalam Boeing 747-800 yang telah dimodifikasi.

Warganet dengan cepat menyadari bahwa rak buku di latar belakang berisi buku dekoratif identik dengan tulisan 'LIBRARY' di punggung buku.

Hal ini memicu ejekan publik, meskipun ada pula yang membela sebagai langkah penghematan bahan bakar.

Hadiah dari Qatar dan Biaya Renovasi

Pesawat mewah itu awalnya merupakan hadiah dari Qatar kepada pemerintahan Trump. Langkah ini memicu seruan bipartisan untuk menolak hadiah tersebut.

Angkatan Udara AS menghabiskan sekitar $400 juta untuk mengubah tata letak kabin, meningkatkan sistem komunikasi, dan memasang perlengkapan keamanan.

Pesawat ini rencananya akan menjadi jembatan sementara hingga dua pesawat khusus siap beroperasi pada 2028.

Sebelum naik pesawat, Trump berbicara kepada wartawan di Pangkalan Gabungan Andrews mengenai beban keuangan wajib pajak untuk peningkatan ini.

"Biayanya sangat kecil dibandingkan jika kita melakukannya dengan cara lain," ujar Trump.

>>> Michael Weatherly Kembali ke NCIS untuk Arc Musim 24

Trump juga membela akuisisi tersebut sambil menonjolkan keunikan pesawat. "Sejujurnya, kita tidak bisa membuat pesawat seperti ini," katanya.

Pesawat ini merupakan salah satu hadiah presiden terbesar yang pernah tercatat. Hal ini juga diiringi dengan perubahan kebijakan administrasi yang baru-baru ini memperpanjang jaminan keamanan sepihak ke Qatar.