Jack Smith Sesali Pemecatan Agen FBI oleh Pemerintahan Trump
Mantan jaksa khusus Jack Smith menyatakan penyesalan mendalam atas pemecatan sejumlah agen FBI yang terlibat dalam penyelidikannya terhadap Donald Trump.
Pernyataan itu disampaikan Smith dalam wawancara dengan MS NOW pada Kamis, menanggapi pertanyaan pembawa acara Nicolle Wallace.
>>> White Sox Hadapi Guardians di Pembuka Seri Divisi AL Central
Direktur FBI Kash Patel baru-baru ini memberhentikan sekitar belasan agen dan personel yang berpartisipasi dalam penyelidikan Smith, termasuk kasus dokumen rahasia dan upaya pembalikan hasil Pemilu 2020.
Wallace menanyakan apakah Smith menyesal telah menempatkan para agen tersebut dalam posisi berisiko.
"Saya merasa sangat buruk atas apa yang terjadi pada mereka," jawab Smith.
"Jika ada satu hal yang saya lakukan sejak meninggalkan jabatan jaksa khusus, yaitu berusaha membantu dan mendukung mereka."
Smith mencontohkan seorang agen yang istrinya meninggal karena kanker saat ia dipecat. "Mereka memecatnya tak lama setelah istrinya meninggal.
Saya menghadiri pemakamannya. Pemakaman itu dipenuhi para pahlawan," ujarnya.
>>> Rekor Kembang Api 4 Juli Picu Peringatan Kualitas Udara Parah di Washington
Ia menambahkan, "Saya tidak percaya jika orang tahu karakter orang-orang yang bekerja dengan saya, mereka bisa membiarkan demonisasi yang terjadi.
Ini di luar pemahaman saya."
Wallace, yang pernah bekerja di pemerintahan George W. Bush, mencatat bahwa pegawai karier di Departemen Kehakiman dan FBI biasanya menganggap pelayanan publik sebagai panggilan hidup.
Smith menjelaskan bahwa bagi banyak jaksa dan agen, bekerja di lembaga tersebut adalah puncak karier yang mereka impikan.
"Inilah alasan mereka kuliah hukum, dan ini cara mereka mengabdi pada negara," katanya.
>>> Mahkamah Agung AS Tolak Blokir Denda untuk Mantan Jurnalis Fox
Meskipun terjadi perubahan administratif, Smith menyatakan keyakinannya pada ketangguhan pegawai yang tersisa.
Update Terbaru
CEO Epic Sebut AI Bisa Selamatkan Destiny 2 dan Bantu Game Sejenis Berkembang
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Manga Mavericks Lisensi Motionless, The Sword of Paros, dan Hero Company
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Vatikan Nyatakan Ekskomunikasi Enam Uskup SSPX
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Kanada dan British Columbia Tandatangani Paket Kerja Sama Multimiliar Dolar
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Vote Kreator Favoritmu untuk Masuk Kredit Film Minecraft
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
Piala Dunia 2026: AS Lolos Meski Kena Kartu Merah, Kane Selamatkan Inggris
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
AS Akhirnya Menang Lagi di Fase Gugur Piala Dunia Pria Setelah 24 Tahun
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Dies Natalis ke-13 Unusa, Risma: Kampus Harus Jadi Penggerak Solusi Pembangunan Berkelanjutan
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Launching Creative Hub Eks Hi-Tech Mall, Pemkot Surabaya Siapkan Pesta Rakyat Gratis
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Chris Brown Aksi Panggung Vulgar, Grind ke Penggemar di Atas Matras
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Ronaldo Ukir Rekor Pemain Tertua di Babak Gugur Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 07:35 WIB
Warga California Lawan HOA yang Larang Bendera AS di Depan Rumah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
Dokter Tifa Tolak Damai dengan Jokowi di Sidang Perdana Ijazah
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB
IHSG Diramal Koreksi pada Perdagangan Akhir Pekan Ini
Jumat / 03-07-2026, 07:31 WIB






