Microids dan Old Skull Games secara resmi mengumumkan K-Pop Rising: Dream to Shine untuk Nintendo Switch.

Game ini menghadirkan perpaduan antara simulasi kehidupan dan rhythm game yang membawa pemain ke dunia persaingan ketat industri musik global.

>>> Gaya Parenting Putri Titian: Tegas dan Lembut Sesuai Anak

Jadwal rilis ditetapkan pada 5 November 2026. Ini menjadi tambahan baru dalam genre game simulasi musik di platform tersebut.

Perjalanan dari Kamar Tidur ke Panggung Global

K-Pop Rising: Dream to Shine mengusung cerita underdog klasik yang dibalut budaya hiburan modern.

Pemain memulai perjalanan dari kamar tidur sederhana, berlatih, dan perlahan naik ke puncak industri musik.

Pengalaman ini dirancang untuk mencerminkan struktur nyata pelatihan idol, di mana ketekunan, performa, dan citra publik menjadi kunci kesuksesan.

Menurut gambaran resmi pengembang, game ini berfokus pada imersi dalam "dunia musik modern yang menuntut dan mempesona".

Pemain ditemani oleh Nova, sahabat dalam game, saat mengejar ketenaran dan pengakuan.

Narasi menekankan pertumbuhan pribadi dan performa kompetitif, memberi pemain jalur yang terstruktur namun kreatif menuju bintang.

Gameplay Rhythm dan Manajemen Idol

Gameplay menggabungkan mekanik performa berbasis rhythm dengan sistem simulasi kehidupan. Pemain harus menguasai nyanyian, koreografi, dan timing melalui tantangan rhythm yang memengaruhi progres sebagai performer.

>>> Daftar Film dan Acara yang Hengkang dari Netflix Juli 2026

Keberhasilan di segmen ini membuka panggung yang lebih besar, dari pertunjukan kecil hingga konser stadion megah.

Selain performa, game ini memperkenalkan mekanik manajemen grup. Pemain dapat membentuk dan memimpin grup idol sendiri, termasuk rekrutmen, branding, dan interaksi dengan penggemar.