Para peneliti di University of Missouri berhasil mengembangkan entitas buatan bernama SpudCell yang hanya terdiri dari 36 gen.

Entitas ini mampu merakit diri menjadi gelembung mirip sel dan menghasilkan protein.

>>> New York Times Connections Puzzle 1116: Kata dan Tema Harian

Temuan ini dipublikasikan oleh New Scientist pada 2 Juli 2026.

SpudCell menjadi tonggak penting dalam biologi sintetis, yaitu cabang ilmu yang berupaya membangun organisme hidup dari komponen non-hidup.

SpudCell mulai menghasilkan protein dan membentuk struktur seluler setelah diberikan bahan penyusun biologis yang diperlukan. Namun, entitas ini belum sepenuhnya hidup karena masih membutuhkan pasokan ribosom dari luar.

Selain itu, SpudCell tidak bisa memetabolisme makanan, tidak menghasilkan energi sendiri, dan tidak mampu membelah atau bereproduksi secara mandiri.

Langkah Maju dalam Penciptaan Kehidupan Buatan

New Scientist menyebut SpudCell sebagai terobosan signifikan dalam penciptaan kehidupan buatan. Proyek ini merupakan kelanjutan dari pencapaian sebelumnya, seperti eksperimen tahun 2010 di J.

>>> Iconic Thamrin: Billboard Digital 3D 8K Hadir di Jantung Jakarta

Craig Venter Institute.

Saat itu, ilmuwan berhasil menyisipkan genom bakteri sintetis dengan 473 gen ke dalam sel inang yang telah dikosongkan.

Organisme tersebut bisa tumbuh dan bereproduksi, tetapi fungsi sepertiga gennya belum dipahami sepenuhnya.

Hal inilah yang mendorong tim University of Missouri untuk membangun organisme dari awal tanpa komponen yang tidak diketahui.

>>> JBL Luncurkan QuantumENGINE Terbaru dengan Audio Spasial dan AI Noise Cancellation

Tujuan akhir dari sel sintetis ini adalah memahami asal-usul kehidupan dan mengembangkan metode alternatif untuk memproduksi bahan seperti plastik, pupuk, dan bahan bakar yang saat ini berasal dari fosil.