Profil Hendra Mafia Pentol Terseret Dugaan Penipuan Berkedok Supplier MBG, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta: Umur, Agama dan Akun Instagram

Nama Hendra yang dikenal luas sebagai pemilik usaha kuliner Maria Pentol menjadi sorotan setelah muncul dugaan penipuan berkedok investasi supplier Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan tersebut mencuat usai sejumlah korban mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Informasi mengenai kasus itu ramai diperbincangkan setelah beredar unggahan di media sosial pada 2 Juli 2026. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa sejumlah investor mengaku menyetorkan dana kepada Hendra dengan harapan memperoleh keuntungan dari proyek yang diklaim berkaitan dengan program MBG.

Korban Mengaku Dijanjikan Imbal Hasil 20 Persen

Salah seorang korban bernama Atok mengaku mulai menanamkan modal sebesar Rp200 juta pada Januari 2026. Saat itu, ia dijanjikan keuntungan sebesar 20 persen dari investasi yang disebut terkait penyediaan kebutuhan program MBG.

Sebulan kemudian, Atok kembali menerima tawaran investasi lain. Kali ini dana disebut akan digunakan untuk sektor lobster yang diklaim menjadi bahan baku produksi pentol. Ia kemudian menambah investasi sebesar Rp100 juta.

"Dia awalnya janji tanggal 27 Maret dapat keuntungannya, tapi meleset dengan alasan yang masih bergulir. Tapi disitu saya masih percaya," ujar Atok.

Menurut keterangan yang beredar, aktivitas investasi tersebut disebut berlangsung di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Sidoarjo dan Kediri.

Kasus itu kini telah dilaporkan ke Rumah Aspirasi Wakil Wali Kota Surabaya untuk memperoleh pendampingan lebih lanjut.

>>> CNG Merah Putih Disiapkan Jadi Alternatif LPG 3 Kg, Uji Coba Dimulai Juli 2026

Sosok Hendra Mafia Pentol

Hendra dikenal sebagai pemilik bisnis jajanan Maria Pentol yang berbasis di Surabaya. Namanya sempat mencuri perhatian publik berkat inovasi pentol berbahan lobster yang dipasarkan melalui berbagai platform digital.

Usaha tersebut dirintis sejak 2020 dengan modal awal sekitar Rp20 juta. Dalam perjalanannya, bisnis itu berkembang hingga memiliki ratusan cabang di berbagai daerah.

Selain menjalankan usaha kuliner, Hendra juga aktif di TikTok melalui akun @mafiapentolofficia dengan nama Mas Hendra. Akun tersebut memiliki sekitar 358,6 ribu pengikut.

Hingga kabar ini beredar, dugaan penipuan tersebut masih menjadi perhatian publik. Belum ada keterangan resmi mengenai hasil proses hukum maupun putusan pengadilan terkait tuduhan yang dialamatkan kepada Hendra.