Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprioritaskan pembangunan Rusun Marunda Cluster C dan Rusun Rorotan IX sebagai bagian dari program penyediaan hunian vertikal di ibu kota.

Kedua proyek tersebut menjadi tahap awal dari rencana pembangunan 11 rumah susun di berbagai wilayah Jakarta.

>>> CATCHPLAY+ Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Hadirkan Konten Vertikal hingga Hiburan Dalam Mobil

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pembangunan rumah susun menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan hunian masyarakat di tengah keterbatasan lahan serta tingginya harga rumah tapak di Jakarta.

"Saya berharap pembangunan rumah susun ini bisa menjawab kegelisahan, terutama bagi para pengantin muda untuk punya rumah di Jakarta," ujar Pramono di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Pramono menjelaskan pembangunan rumah susun dilakukan melalui kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sebagai bagian dari pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah.

"Nanti ada sembilan rusun lagi yang dibangun bersama-sama antara pemerintah pusat dengan Pemerintah DKI Jakarta di Jakarta," katanya.

>>> Zulhas Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung, Bukan untuk Supermarket

Pembiayaan dan Lokasi Rusun

Untuk pembiayaan, Pemprov DKI mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada sebagian pembangunan dua proyek prioritas tersebut.

Pada Rusun Marunda Cluster C direncanakan akan dibangun lima tower, dengan satu tower dibiayai melalui APBD.

Sementara Rusun Rorotan IX akan dibangun tujuh tower, di mana dua tower menggunakan pendanaan APBD.

Selain Marunda Cluster C dan Rorotan IX, Pemprov DKI telah menyiapkan sembilan lokasi lain untuk pembangunan rumah susun secara bertahap.

>>> Huawei Band 11 Series Resmi Hadir di India dengan Layar AMOLED

Lokasi yang direncanakan meliputi Muara Angke, Marunda Cluster C, Komarudin, Rorotan IX, Cakung Km 2, Tongkol Tahap III, Marunda A, Marunda B, Semper Cakung Drain, Bojong Indah, dan Daan Mogot Km 18.