Partai Gerindra memberikan teguran kepada kadernya, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, terkait lagu kontroversial berjudul 'Lalaki Langit' atau 'Lalanang Bejat'.

Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, mengakui pihaknya belum memanggil Saepul secara resmi. Namun, pimpinan partai telah mengingatkan yang bersangkutan secara informal.

>>> Kode Chop-Chop Nobody's Adventure Juli 2026: Dapatkan Beast Fruit, Peach, dan Jade Gratis

"Secara formal belumlah, tapi pimpinan-pimpinan kami sering berkomunikasi secara informal dengan kader-kadernya, baik di legislatif maupun eksekutif," kata Sugiat saat dihubungi, Kamis (2/7).

"Saya pikir secara informal sudah, sudah diingatkan, disampaikan," imbuhnya.

Sugiat menyebut pihaknya telah mendengar klarifikasi dari Saepul. Lagu tersebut dibuat sebelum Saepul menjadi kepala daerah.

>>> Cara Cek Performa iPhone 16e dengan Chip A18 yang Masih Jadi Pilihan Terbaik di 2026

Menurut Sugiat, kasus ini harus menjadi pengingat bahwa karya seni harus menjaga norma dan etika, serta tidak melecehkan kelompok masyarakat tertentu.

Sementara itu, Saepul membantah lagu itu sengaja diciptakan untuk menyudutkan atau menyinggung kelompok tertentu, khususnya kaum perempuan. Ia mengklaim lagu tersebut merupakan cerminan pribadi.

"Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri.

>>> Addison Rae Terseret ke Pengadaran Ayahnya dengan Mantan Istri

Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal," kata Om Zein, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7).