Politikus PKB Desak Sanksi Berat Anggota DKPP Ikut KPU Naik Helikopter
Anggota Komisi II DPR, Indrajaya, mendesak sanksi berat terhadap anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang terlibat dalam penggunaan helikopter oleh komisioner KPU.
Helikopter tersebut digunakan untuk menghadiri pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, jelang Pemilu 2024.
>>> Pelatihan Imam di China Dinilai Lebih Fokus pada Xi Jinping daripada Islam
Kasus ini tengah diperiksa dalam sidang DKPP dengan perkara nomor 10-PKE-DKPP/VI/2026 yang digelar pada 29 Juni 2026.
Dalam sidang terungkap bahwa anggota DKPP, Tio Aliansyah, ikut dalam rombongan tersebut.
"Apabila pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran etik, anggota DKPP yang terlibat justru patut dikenakan sanksi yang lebih berat dibanding penyelenggara lainnya," kata Indrajaya dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7).
Politikus PKB itu menyesalkan penggunaan helikopter untuk kunjungan kerja yang sebenarnya bisa dijangkau melalui jalur darat.
Menurutnya, masalah ini tidak hanya soal administratif atau legalitas anggaran, tetapi juga menyangkut kepatutan dan etika publik.
>>> Shopee Luncurkan Belanja Instant 1 Jam Tiba untuk Kebutuhan Harian
Indrajaya menegaskan bahwa pemimpin lembaga etik harus menjadi teladan, bukan sekadar penafsir aturan.
"Yang paling disesalkan adalah adanya keterangan dalam persidangan bahwa salah satu penumpang helikopter adalah anggota DKPP RI.
Hal ini menimbulkan ironi yang serius karena DKPP merupakan lembaga yang bertugas menegakkan kode etik penyelenggara pemilu," ujarnya.
Ia berharap kasus ini menjadi momentum evaluasi tata kelola perjalanan dinas di lingkungan KPU, Bawaslu, dan DKPP agar lebih efisien, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik.
>>> Ekosistem Inklusi Keuangan Bank Mandiri Dorong Ketahanan Ekonomi Keluarga
"Integritas penyelenggara pemilu dibangun bukan hanya melalui putusan, tetapi juga melalui keteladanan dalam setiap tindakan," kata Indra.
Update Terbaru
Perusahaan Australia Siap Investasi Rp5,7 Triliun Bangun Pabrik Baterai di RI
Kamis / 02-07-2026, 14:01 WIB
7 Produk Google Super Canggih yang Jarang Diketahui
Kamis / 02-07-2026, 14:01 WIB
Kode Roblox Brookhaven Terbaru Juli 2026 untuk Buka Semua Lagu
Kamis / 02-07-2026, 14:01 WIB
TikTok Buka Suara soal PHK Massal di Tokopedia: Bukan Keputusan Mudah
Kamis / 02-07-2026, 14:00 WIB
Jaksa: Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya oleh Dokter Tifa
Kamis / 02-07-2026, 14:00 WIB
Belgia Comeback Dramatis, Singkirkan Senegal di Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 14:00 WIB
Nailoong Debut di Bandung, Hadir di Trans Studio Mall 1-12 Juli
Kamis / 02-07-2026, 14:00 WIB
Cara Menambah Saldo Dana dengan Nonton Drama di RealCast 2026
Kamis / 02-07-2026, 13:56 WIB
KPK Panggil Anak dan Istri Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono
Kamis / 02-07-2026, 13:55 WIB
Puan Respons Sentilan Politik Abu-abu PDIP: Enggak Kok, Kita Jelas
Kamis / 02-07-2026, 13:55 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 3 - 5 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 13:51 WIB
Kode Tower Defense Simulator Roblox Juli 2026: Aktif dan Cara Redeem
Kamis / 02-07-2026, 13:50 WIB
Presiden Belarus Jadi Tamu Negara Pertama Menginap di Istana Negara
Kamis / 02-07-2026, 13:50 WIB
Jakarta X Beauty 2026 Padat Pengunjung di Hari Pertama, Antrean Mengular
Kamis / 02-07-2026, 13:50 WIB






