Ikan dikenal sebagai sumber protein berkualitas tinggi dan kaya nutrisi seperti omega-3, vitamin, dan mineral. Namun, tidak semua jenis ikan memberikan manfaat yang sama bagi kesehatan.

Ahli gizi terdaftar Julia Zumpano, RD, LD, dari Cleveland Clinic membagikan daftar tiga ikan yang paling sehat dan tiga ikan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya.

>>> 7 Sepatu Ortuseight All Black, Hitam Stylish dan Empuk untuk Jalan Santai hingga Lari

Tiga Ikan Paling Sehat

Sarden menjadi pilihan utama karena mengandung sekitar 2 gram omega-3 per 85 gram sajian, salah satu yang tertinggi, serta memiliki kadar merkuri sangat rendah.

Ikan ini juga kaya kalsium dan vitamin D.

Herring merupakan ikan berlemak dengan kandungan omega-3 sekitar 1,5 gram per sajian, bahkan lebih tinggi dari salmon dan tuna.

Kadar merkurinya juga lebih rendah dibanding banyak ikan berlemak lain.

Makarel Atlantik dan Alaska (ikan kembung) mengandung omega-3 tinggi dan rendah merkuri. Namun, jenis king mackerel dan Spanish mackerel sebaiknya dihindari karena kadar merkurinya lebih tinggi.

>>> 7 Lip Balm untuk Memerahkan Bibir Hitam, Bikin Bibir Tampak Cerah Merona

Tiga Ikan yang Sebaiknya Dibatasi

Tilapia atau nila memang sumber protein tanpa lemak, tetapi sangat rendah omega-3. Jika tujuan konsumsi ikan adalah untuk manfaat kesehatan, sebaiknya pilih jenis yang kaya omega-3.

Tuna segar mengandung omega-3, namun konsumsi berlebihan, terutama dalam bentuk sushi, meningkatkan risiko paparan merkuri.

Tuna kaleng albacore juga cenderung tinggi merkuri kecuali dari produsen yang menguji setiap kemasan.

Lele yang dibudidayakan sering berada di perairan tercemar dan berisiko mengandung bahan kimia serta antibiotik berbahaya. Jika ingin mengonsumsi lele, pilih yang dibudidayakan sendiri.

>>> Jadwal Puasa Sunah Juli 2026: Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh, Lengkap Niat

Saat membeli ikan, pilih yang tinggi omega-3, rendah merkuri, berasal dari sumber aman dan berkelanjutan. Untuk ikan kaleng, pastikan kemasannya bebas BPA.