Langkah Ekuador di Piala Dunia 2026 terhenti di babak 32 besar setelah dikalahkan tuan rumah Meksiko dengan skor 0-2 di Stadion Azteca.

Pelatih Sebastian Beccacece menolak larut dalam kekecewaan. Ia memilih mengapresiasi perjuangan anak asuhnya sepanjang turnamen.

>>> Kapolri Laporkan SPPG Polri Zero Accident di Depan Prabowo

"Terkadang hasil tidak sesuai keinginan, tetapi sikap dan dedikasi tim tidak bisa diragukan," ujar Beccacece dalam laman FIFA.

Juru taktik asal Argentina itu memuji efektivitas permainan Meksiko yang lebih klinis dalam memanfaatkan peluang.

Beccacece menilai pengalaman di Piala Dunia menjadi pelajaran berharga bagi pemain muda Ekuador untuk meningkatkan kematangan mental.

Ia meminta pasukannya pulang dengan rasa bangga dan segera melakukan evaluasi untuk turnamen mendatang.

>>> Reli Surplus 72 Bulan Tamat, Neraca Dagang RI Defisit US$1,61 M

Kemenangan ini membawa Meksiko melaju ke babak 16 besar dengan rekor belum kebobolan sejak fase grup.

Gawang Meksiko masih perawan setelah menghadapi Afrika Selatan, Korea Selatan, Ceko, dan kini Ekuador.

Ekuador harus membenahi penyelesaian akhir yang menjadi pekerjaan rumah terbesar setelah turnamen ini.

>>> IHSG Hijau 5.690 Siang Ini, 362 Saham Menguat

Kini Ekuador fokus membangun ulang kekuatan skuad, sementara Meksiko terus melaju dengan dukungan publik Azteca.