California Tak Melarang Ban Performa, Tapi Aturan Baru Bisa Batasi Pilihan Konsumen
California mengusulkan aturan baru untuk ban pengganti yang bertujuan menyamai efisiensi ban bawaan pabrik. Meski tidak melarang ban performa, kebijakan ini berpotensi mengurangi pilihan konsumen di masa depan.
Usulan ini berasal dari undang-undang yang disahkan California pada tahun 2003.
>>> BMW M4 Curian Terbelah Dua Usai Tabrak Tiang Rambu di Florida
Lebih dari dua dekade lalu, California Energy Commission ditugaskan menciptakan program ban pengganti yang memastikan ban yang dijual di negara bagian itu rata-rata seefisien ban asli pabrik.
Logikanya sederhana: banyak ban pengganti memiliki hambatan gulir lebih tinggi daripada ban pabrik.
Hambatan gulir yang lebih tinggi berarti kendaraan mengonsumsi lebih banyak energi, baik bensin, diesel, listrik, maupun hidrogen.
Regulator memperkirakan usulan ini bisa menghemat uang pengemudi di pompa bensin sekaligus mengurangi emisi. Itulah tujuan utamanya.
Ban Performa Bukan Target
Aturan ini tidak secara eksplisit melarang semua ban performa.
Proposal tersebut justru menciptakan standar terpisah untuk ban ultra-high-performance, bukan memaksanya memenuhi target efisiensi yang sama dengan ban mobil ekonomi.
Jika Anda membayangkan petugas negara bagian menyita ban Michelin Pilot Sport Cup 2, itu tidak terjadi.
>>> Fiat Luncurkan Konsep Multiplina dan Edisi Baru Topolino
Kedua, proposal tidak mengatur apa yang bisa dipasang di kendaraan Anda, melainkan apa yang bisa dijual di California.
Fokusnya pada produsen dan pengecer, bukan pengemudi. Namun, efek riaknya mudah terlihat.
Jika ban tidak tersedia di California, pembeli harus keluar negara bagian untuk mendapatkannya.
Jika produsen tidak bisa menjual produk mereka di California, mereka mungkin mengubah campuran produk, menghilangkan beberapa lini, dan pada akhirnya memengaruhi pembeli di mana pun.
Kebijakan Bijak atau Berlebihan?
Kenyataannya, proposal ini bukan larangan total terhadap ban performa seperti yang diklaim beberapa kritikus. Namun, ini adalah upaya untuk mengarahkan pasar ban pengganti menuju efisiensi.
Apakah itu kebijakan bijak atau campur tangan berlebihan masih bisa diperdebatkan. Yang jelas, para pembuat undang-undang sedang mengerjakan aturan yang diperintahkan 23 tahun lalu.
>>> Restomod 1971 Dodge Charger R/T dengan Mesin Hellcat Siap Dilelang
Keputusan mereka bisa berdampak besar pada masa depan ban di seluruh negeri.
Update Terbaru
Toyota dan Joby Aviation Bentuk Usaha Patungan Produksi Pesawat Listrik
Rabu / 01-07-2026, 07:30 WIB
Alasan Hari Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas
Rabu / 01-07-2026, 07:30 WIB
Prancis Hadapi Paraguay di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 07:30 WIB
Mulai Hari Ini, Registrasi Nomor HP Baru Wajib Verifikasi Wajah
Rabu / 01-07-2026, 07:29 WIB
Presiden Siapkan Amnesti 17 Agustus, Penerima Wajib Ikut Komcad
Rabu / 01-07-2026, 07:29 WIB
Lewati Ronaldo, Mbappe Raja Baru Gol Fase Gugur Piala Dunia
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
BBM B50 Berlaku 1 Juli, ESDM Beri Masa Transisi 3 Bulan
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Komdigi dan Meta Bentuk Tim Khusus Berantas Spam Judi Online di Instagram dan Facebook
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Terungkap, Pemain Jerman Tolak Tendang Penalti Lawan Paraguay
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Samsung Rilis Video Teaser Kocak untuk Galaxy Z Fold 8, Banyak Pakai Makanan
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Supergirl Gagal di Box Office, Warner Bros. Terancam Rugi Rp2,1 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
4 Tips Menata Meja Kerja Sesuai Feng Shui untuk Tingkatkan Produktivitas
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
3 Shio Pembawa Keberuntungan di Juli 2026: Rezeki Lancar, Finansial Aman
Rabu / 01-07-2026, 07:28 WIB
Timex Luncurkan Jam Tangan Retro Marlin America 250 Edisi Khusus
Rabu / 01-07-2026, 07:07 WIB






