Pemerintah Cairkan Gaji ke-13 Mulai Juni 2026 Secara Bertahap
Pemerintah memastikan pembayaran gaji ke-13 tahun 2026 akan dimulai pada bulan Juni 2026.
Penyaluran untuk pensiunan yang dikelola PT TASPEN (Persero) dijadwalkan lebih awal, yakni mulai 2 Juni 2026 secara bertahap melalui berbagai mitra pembayaran.
>>> KAI Daop 4 Semarang Operasikan 7 Kereta Stainless Steel New Generation
Tambahan penghasilan ini dinantikan oleh ASN, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, hingga pensiunan.
Dana tersebut biasanya dimanfaatkan untuk kebutuhan pertengahan tahun, terutama biaya pendidikan anak menyambut tahun ajaran baru.
Dasar Hukum dan Jadwal Pencairan
Proses pencairan ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang pemberian Tunjangan Hari Raya dan gaji ketiga belas kepada aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, serta penerima tunjangan.
Regulasi tersebut menetapkan pembayaran paling cepat dilakukan pada Juni 2026.
Realisasi tanggal pencairan bisa bervariasi antarinstansi karena mengikuti mekanisme internal masing-masing.
PT Taspen menegaskan pensiunan dan penerima pensiun akan mendapatkan haknya mulai 2 Juni 2026 tanpa perlu mengajukan permohonan ulang.
Bagi pegawai aktif seperti PNS dan PPPK, pembayaran berlangsung secara bertahap sepanjang Juni 2026 sesuai kebijakan instansi masing-masing.
>>> Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Proyek Energi Hijau Rp 70 Triliun
Penerima manfaat meliputi PNS, CPNS, PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara, pensiunan, penerima pensiun, serta pegawai non-ASN di instansi tertentu.
Komponen dan Besaran Gaji ke-13
Besaran gaji ke-13 untuk ASN aktif terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau umum, serta tambahan penghasilan berbasis kinerja.
Untuk pensiunan, nominal dihitung berdasarkan uang pensiun bulanan yang diterima pada Mei 2026.
Perbedaan golongan dan jabatan terakhir menyebabkan jumlah yang diterima tidak seragam.
Acuan besaran pensiun pokok berpatokan pada PP Nomor 8 Tahun 2024 yang memisahkan nominal berdasarkan golongan.
Rincian pensiun pokok per golongan: Golongan I Rp1.748.100 – Rp2.256.700, Golongan II Rp1.748.100 – Rp3.208.800, Golongan III Rp1.748.100 – Rp4.029.600, Golongan IV Rp1.748.100 – Rp4.957.100.
Ketentuan Potongan Pajak
Pemerintah menjamin dana tunjangan disalurkan bersih tanpa potongan iuran atau cicilan pensiun.
>>> Mantan Insinyur xAI Gugat Perusahaan Terkait Keamanan Chatbot Grok
Namun, Pajak Penghasilan (PPh) tetap diberlakukan sesuai regulasi, tetapi beban pajak ditanggung pemerintah sehingga penerima mendapatkan dana utuh.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







