Tecno resmi meluncurkan smartphone terbaru dari seri POVA, yaitu Tecno POVA 8. Perangkat ini membawa sejumlah peningkatan signifikan, terutama pada desain belakang dan kapasitas baterai.

Pembeda utama POVA 8 adalah fitur Alive Matrix Display di sisi belakang.

>>> Kementerian ESDM Pastikan Batu Bara Bukan Penyebab Pemadaman di Jawa

Fitur ini berupa layar dot-matrix kecil yang ditempatkan di salah satu lubang kamera untuk menampilkan berbagai gambar unik.

Inovasi tersebut menggantikan strip LED yang sebelumnya mengelilingi susunan kamera belakang pada POVA 7. Selain perubahan visual, sektor daya juga mendapatkan peningkatan drastis.

Tecno POVA 8 dibekali baterai berkapasitas 8000 mAh, naik dari 6000 mAh pada generasi sebelumnya.

Tecno mengklaim baterai ini mampu mempertahankan kapasitas maksimal hingga 80 persen setelah 2000 siklus penggunaan.

Sistem pengisian daya didukung teknologi fast charging 45 W. Selain itu, tersedia fitur reverse wired charging 10 W untuk mengisi daya perangkat lain menggunakan kabel.

Layar dan Kamera

Di bagian depan, Tecno POVA 8 mengusung layar IPS berukuran 6,76 inci dengan resolusi FHD+.

>>> Hwang In-beom Bintang Kemenangan Korea Selatan atas Ceko di Piala Dunia 2026

Layar ini memiliki refresh rate 144 Hz dan touch sampling rate 240 Hz, serta dilengkapi fitur Wet & Oily Touch Recognition 2.0.

Untuk kebutuhan fotografi, smartphone ini memiliki kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA-600 di bagian belakang.

Sementara itu, kamera depan 13 MP ditempatkan pada lubang punch hole di layar.

Performa dan Ketersediaan

Sektor performa Tecno POVA 8 mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7100. Chipset ini dipadukan dengan RAM 8 GB LPDDR5X dan penyimpanan internal 256 GB UFS 2.2.

Untuk menjaga suhu tetap stabil, perangkat dilengkapi lembaran grafit seluas 15.000 mm2 sebagai pelepas panas. Ponsel ini menjalankan sistem operasi HiOS 16 berbasis Android 16.

Tecno POVA 8 akan tersedia dalam empat varian warna: Arc White, Graphite Black, Helios Orange, dan Echo Green.

>>> Pemerintah Perlu Kaji Kenaikan PTKP untuk Lindungi Daya Beli Kelas Menengah

India menjadi negara pertama yang menerima perilisan perdana smartphone ini.