Studio Anime Hunter x Hunter 1999 Ajukan Gugatan Hukum Pertama di AS atas Hak Cipta Chibi Maruko-chan
Nippon Animation, studio anime legendaris yang pernah menaungi Hayao Miyazaki dan Isao Takahata, mengajukan gugatan hukum di Amerika Serikat atas pelanggaran hak cipta karakter Chibi Maruko-chan.
Studio yang juga memproduksi Hunter x Hunter (1999) dan berbagai adaptasi klasik Barat seperti Anne of Green Gables ini menempuh jalur hukum untuk melindungi kekayaan intelektualnya.
>>> KAMUI: He's Behind You Rilis Trailer Utama dan Visual, Siapkan Tiga Versi Sensor
Gugatan diajukan pada 28 Mei di Pengadilan Distrik Selatan New York terhadap sejumlah tergugat yang diduga menggunakan dan memalsukan Chibi Maruko-chan tanpa izin.
Nippon Animation mencatat bahwa pendaftaran hak cipta Chibi Maruko-chan di AS pertama kali diterbitkan pada 10 Agustus 2025.
Studio menekankan besarnya waktu, uang, dan upaya yang telah dikeluarkan untuk membangun dan mempromosikan properti intelektual tersebut.
Dalam gugatannya, Nippon Animation menuduh para tergugat sengaja mendesain toko online mereka agar tampak seperti penjual resmi.
Mereka juga disebut menggunakan cara canggih untuk menghindari deteksi dan pembatasan pembayaran.
>>> Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Poster Kolaborasi dengan Ado
Studio menduga para penjual beroperasi sebagai bagian dari jaringan untuk memasok dan menjual barang palsu di Amerika Serikat.
Nippon Animation meminta pengadilan untuk melarang para tergugat melanjutkan pelanggaran, memaksa pasar online dan mesin pencari menghentikan layanan mereka, serta memberikan ganti rugi statutori sebesar $150.000 per karya yang dilanggar.
Alternatifnya, studio meminta ganti rugi aktual ditambah keuntungan tergugat, biaya pengacara, dan biaya lainnya.
Langkah hukum ini mengikuti jejak perusahaan Jepang dan terkait anime lain yang kerap menggugat, seperti Toho (Godzilla), VIZ Media (RWBY), dan TV Tokyo (Naruto).
Sebelumnya, kreator manga Weekly Shonen Jump Kazumata Oguri baru-baru ini mengungkapkan pendapatannya setelah adaptasi anime Hanasaka Tenshi Tenten-kun yang diproduksi Nippon Animation pada 1998-1999.
>>> Jam Tangan GARRACK Terinspirasi Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Mulai Dipesan
Tahun lalu, Nippon Animation bersama Trigger dan A-1 Pictures bertemu dengan pejabat dari Gulf Cooperation Council Joint Program Production Institution di Kuwait untuk membahas usaha patungan.
Update Terbaru
Zurich Entrepreneurship Program Cetak 35 Bisnis Pelajar dan Raup Omzet Rp339 Juta
Jumat / 05-06-2026, 01:48 WIB
Moody's Beri Peringkat Baa2 ke Danantara Investment Management dengan Outlook Negatif
Jumat / 05-06-2026, 01:46 WIB
Pranjs vs Pantai Gading: Uji Coba Terakhir Sebelum Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 01:44 WIB
Timnas Spanyol Hadapi Irak Tanpa Sejumlah Pemain Pilar
Jumat / 05-06-2026, 01:44 WIB
Tears on a Withered Flower Chapter 105: Jadwal Rilis, Spoiler, dan Cara Baca
Jumat / 05-06-2026, 01:42 WIB
KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Suap Izin Tinggal di Imigrasi Jakarta Barat
Jumat / 05-06-2026, 01:41 WIB
Timnas Spanyol Bidik Kemenangan Kontra Irak di Riazor
Jumat / 05-06-2026, 01:41 WIB
Timnas Iran Uji Coba Tertutup Lawan Mali di Turki
Jumat / 05-06-2026, 01:41 WIB
Prancis Jamu Pantai Gading dalam Uji Coba Piala Dunia 2026
Jumat / 05-06-2026, 01:40 WIB
Timnas Spanyol Uji Coba Lawan Irak di La Coruna Tanpa Yamal dan Williams
Jumat / 05-06-2026, 01:40 WIB
Timnas Iran Uji Coba Tertutup Lawan Mali di Turki
Jumat / 05-06-2026, 01:40 WIB
Timnas Prancis Uji Coba Lawan Pantai Gading di Nantes
Jumat / 05-06-2026, 01:40 WIB
Jonatan Christie ke Perempat Final Indonesia Open 2026 Usai Kalahkan Alwi Farhan
Jumat / 05-06-2026, 01:40 WIB
Spanyol Hadapi Irak Tanpa Lamine Yamal dan Nico Williams
Jumat / 05-06-2026, 01:37 WIB






