"Banyak orang mengharapkan Simon Mignolet bermain lagi," ucap Van der Elst. Ia menilai keputusan Ivan Leko untuk tetap mempertahankan posisi Van den Heuvel merupakan langkah yang tepat.

>>> Al-Nassr Juarai Liga Arab Saudi Usai Kalahkan Damac

"Jika ada pemain berat yang datang, saya pikir Jackers atau Van den Heuvel pada akhirnya akan pergi," tambahnya.

Sebelum pertandingan ini, spekulasi mengenai masa depan Van den Heuvel sempat mencuat karena kontraknya yang akan segera habis tanpa klausul perpanjangan otomatis.

Kapten tim Club Brugge, Hans Vanaken, sebelumnya memberikan pernyataan terbuka mengenai kepemimpinan sang penjaga gawang di lini belakang.

"Kami tahu Dani ada di sana saat diperlukan. Itu sudah dia buktikan," kata Vanaken.

Dukungan tersebut mengalir di tengah situasi internal klub yang sedang bersiap menghadapi pensiunnya Simon Mignolet pada akhir musim 2026.

Sebelum laga penentu ini, pengamat sepak bola Franky Van der Elst bersama Hein Vanhaezebrouck sempat memprediksi bahwa Mignolet akan langsung dipasang jika kondisinya bugar.

"Semua kiper tampaknya fit, jadi Mignolet akan bermain di gawang," kata Franky Van der Elst kepada Het Nieuwsblad.

Prediksi tersebut didasarkan pada status Mignolet sebagai ikon klub, namun Leko mengambil langkah berbeda demi menjaga keharmonisan tim.

"Van den Heuvel melakukannya dengan sangat baik, tetapi memang: jika Mignolet ingin bermain, maka dia akan bermain," tutur Hein Vanhaezebrouck kepada Het Nieuwsblad.

Namun, Ivan Leko tetap memilih mengambil risiko dengan menurunkan penjaga gawang ketiganya tersebut demi menjaga ritme permainan tim yang sedang berjalan positif.

"Saya ingin menyenangkan semua orang, tetapi saat ini saya harus memikirkan tim," kata Ivan Leko.

>>> Mjallby Incar Kemenangan Tandang Ketiga Beruntun di Markas Elfsborg

Jika keunggulan ini bertahan hingga akhir laga, Club Brugge akan mengunci gelar juara domestik ke-20 mereka sepanjang sejarah.