"I will sleep beautifully. I have a dream so I will need to," ujar Oscar Bruzon, Pelatih Kepala East Bengal FC.

Juru taktik asal Spanyol berusia 48 tahun itu merasa sangat optimistis untuk menyongsong laga penentuan ini demi melahirkan gelar juara liga ketiga sepanjang karier kepelatihannya di tiga negara berbeda.

"Tomorrow, we have the chance to end a beautiful year," kata Oscar Bruzon.

Di kubu rival, penyerang Mohun Bagan Super Giant menyatakan komitmen penuh timnya untuk mempertahankan momentum positif dan berjuang habis-habisan hingga laga terakhir berakhir meski akhirnya mereka harus finis di posisi kedua.

"There's one more game. Anything can happen.

We will leave everything on the pitch," kata Dimitrios Petratos, Striker Mohun Bagan Super Giant.

Persaingan sengit di pekan terakhir juga mempertemukan Punjab FC dan Mumbai City FC di Stadion Atletik Indira Gandhi, New Delhi, di mana kedua tim sama-sama mengemas 22 poin sebelum laga tersebut.

Pelatih kepala Punjab FC memberikan pandangannya mengenai ketatnya pekan terakhir kompetisi domestik ini yang sempat diragukan bisa bergulir di awal musim.

"Be a wonderful final day to a season that didn't look like it would begin," tutur Panagiotis Dilmperis, Pelatih Kepala Punjab FC.

Dilmperis juga memilih untuk mengabaikan kalkulasi rumit di tabel klasemen dan menginstruksikan para pemainnya untuk menganggap laga ini seperti pertandingan biasa guna mereduksi tekanan.

"Last day, a lot of teams, a lot of possibilities, a lot of scenarios that anyone can be champion.

We try to approach this game like all the others. And I think that pushes the pressure away from the team," ucap Panagiotis Dilmperis.