Pelatih berusia 63 tahun itu juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap kinerja anak asuhnya sepanjang musim ini.

Meskipun Benfica gagal mengamankan gelar juara liga dan finis di peringkat ketiga, Mourinho memuji rekor timnya yang tidak terkalahkan di kompetisi Eropa.

“Saya sangat bangga dengan ruang ganti ini. Mereka bekerja dengan disiplin, empati, dan kebersamaan.

Posisi ketiga tidak mencerminkan kerja keras mereka,” ucap Mourinho.

Mourinho menegaskan bahwa keputusannya dalam memilih klub didasarkan pada kecocokan proyek olahraga dan visi pemenuhan target, bukan karena persoalan nilai finansial.

Kedekatan emosional dengan Benfica kini menjadi faktor utama yang mendasari langkah karier selanjutnya.

“Benfica adalah Benfica. Pada titik ini saya tidak bisa lagi menyembunyikan apa yang saya rasakan terhadap Benfica.

Sepanjang karier saya mencoba menyembunyikannya, tetapi sekarang tidak lagi,” kata Mourinho.

Mourinho menggarisbawahi bahwa keputusannya dalam memilih klub didasarkan pada kecocokan proyek olahraga dan visi pemenuhan target, bukan karena persoalan nilai finansial.

>>> Fabio Di Giannantonio Juarai MotoGP Catalan 2026 Setelah Dua Red Flag

Kedekatan emosional dengan klub asal Lisbon tersebut kini menjadi faktor utama yang mendasari langkah karier selanjutnya.