"Tadi pagi saya sudah komunikasi juga dengan instansi terkait dan pihak pemdes. Sekarang lagi dievakuasi dengan cara dikuburkan," ujar Jumawan.

Sebelum penguburan selesai, petugas masih menunggu kedatangan dokter hewan untuk mengambil sampel medis dari tubuh hiu guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

"Ini lagi menunggu dokter hewan untuk diambil beberapa sampel dari indikasi penyebab kematiannya," kata Jumawan.

Terkait penyebab terdampar, keberadaan kawanan ikan kecil dan kerang di area Cilacap Timur diduga menjadi pemicu hiu tutul berenang terlalu dekat ke pantai untuk mencari makan.

"Kondisi laut memang banyak ikan kecil dan kerang lancang lagi musim di Cilacap Timur.

Jadi hiu tutul mencari makan terlalu ke pinggir, lalu ketika terjadi gelombang pasang dia tidak bisa kembali ke tengah dan akhirnya terbawa ombak," pungkas Jumawan.

Proses evakuasi dan penguburan bangkai hiu tutul tersebut masih berlangsung hingga siang hari.

>>> PLN UP3 Ketapang Evaluasi Penempatan Tiang Listrik Baru

Petugas di lokasi juga masih menunggu kedatangan dokter hewan untuk mengambil sampel medis guna mengetahui penyebab pasti kematian satwa dilindungi itu.