Menurut Hannah, arena hoki selalu menjadi tempat yang terasa seperti rumah bagi Garrett. Ia menilai Garrett bermain bukan sekadar memenuhi ekspektasi keluarganya.

Pada akhir cerita, Garrett terlihat menyaksikan pertandingan timnya dari tribun penonton. Momen tersebut mengisyaratkan bahwa hoki tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Ending season pertama memberi petunjuk bahwa Garrett kemungkinan besar akan kembali bermain setelah masa skorsing selesai.

Konflik Baru Dean dan Allie

Selain kisah utama Hannah dan Garrett, serial ini juga menampilkan hubungan Dean dan Allie yang berkembang cepat setelah Allie putus dari Sean.

Awalnya hubungan mereka terlihat santai dan dipenuhi chemistry kuat. Namun Allie mulai merasa takut karena terlalu cepat masuk ke hubungan baru.

Ia kemudian mengusulkan agar mereka mencoba tidur dengan orang lain demi membuktikan hubungan mereka tidak serius. Ide tersebut justru membuat Dean sadar dirinya benar-benar mencintai Allie.

Masalah muncul ketika Allie mengaku telah menjalankan kesepakatan tersebut. Situasi semakin rumit setelah pria yang bersama Allie ternyata adalah Hunter Davenport, sosok yang dibenci Dean.

Allie tidak mengetahui konflik lama antara Hunter dan Dean. Kehadiran Hunter kini membuka potensi cinta segitiga yang diperkirakan menjadi fokus cerita pada season berikutnya.

Di sisi lain, Logan juga mengajak Hunter bergabung dengan tim hoki sehingga keterlibatannya dipastikan semakin besar pada musim selanjutnya.

Ending Off Campus Buka Jalan untuk Season Kedua

Season pertama Off Campus menutup perjalanan Hannah dan Garrett dengan akhir bahagia, tetapi tetap meninggalkan sejumlah konflik baru.

Serial ini memadukan romansa kampus, trauma masa lalu, hingga dinamika persahabatan dalam alur yang emosional. Kehadiran konflik Dean, Allie, dan Hunter juga menjadi sinyal bahwa cerita di Briar University masih akan berlanjut.