Rupiah Melemah, Harga BBM dan Tiket Pesawat Terancam Naik
Rupiah Melemah, Harga BBM dan Tiket Pesawat Terancam Naik Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat mulai memberi tekanan ke sejumlah sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Dua di antaranya ialah harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif tiket pesawat.
Pada perdagangan Jumat, kurs rupiah sempat menembus level Rp 17.600 per dollar AS. Kondisi tersebut membuat biaya impor energi meningkat karena transaksi pembelian minyak mentah dan BBM masih menggunakan mata uang AS.
Selain sektor energi, industri penerbangan ikut terdampak lantaran sebagian besar komponen operasional maskapai juga dibayar dalam dollar AS.
Biaya Impor Energi Meningkat
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menjelaskan, tekanan terhadap harga BBM saat ini berasal dari dua faktor yang berjalan bersamaan, yakni kenaikan harga minyak dunia dan depresiasi rupiah.
Menurut dia, lonjakan harga minyak global memperbesar beban subsidi energi pemerintah. Di sisi lain, pelemahan kurs membuat biaya impor BBM dalam rupiah ikut melonjak.
“Jadi dampaknya itu saling memperkuat, bukan berdiri sendiri,” ujar Yusuf dalam keterangannya.
Ia menilai kondisi tersebut dapat mempersempit ruang fiskal pemerintah apabila tren kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah terus berlanjut.
Ketergantungan Impor Jadi Beban Tambahan
Kebutuhan minyak nasional saat ini diperkirakan mencapai sekitar 2,1 juta barrel per hari. Sementara produksi domestik belum mampu memenuhi permintaan sehingga Indonesia masih mengandalkan impor sekitar 1,5 juta barrel per hari.
Analis mata uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, situasi itu membuat kebutuhan anggaran impor energi ikut membengkak.
Ia menambahkan, tekanan terhadap pasokan energi global juga dipengaruhi ketegangan di kawasan Selat Hormuz yang berpotensi mengganggu distribusi minyak.
Update Terbaru
Polri Naikkan Pangkat 87 Perwira Tinggi, Empat Jadi Komjen
Selasa / 30-06-2026, 16:09 WIB
Hal Memberatkan Vonis 10 Tahun Nadiem: Perbuatan Terencana-Sistematis
Selasa / 30-06-2026, 16:09 WIB
World of Warships: Legends Rayakan Hari Kemerdekaan AS dengan Kapal Perusak Baru dan Kapal Perang Indiana
Selasa / 30-06-2026, 16:09 WIB
Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026
Selasa / 30-06-2026, 16:08 WIB
Bocoran Tablet Gaming iQOO: Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru
Selasa / 30-06-2026, 16:07 WIB
3 Shio Diprediksi Dapat Keberuntungan Besar di Tengah Ketidakpastian 2026
Selasa / 30-06-2026, 16:07 WIB
Dampak Nyata Fenomena 'Smartphone Zombie' pada Remaja
Selasa / 30-06-2026, 16:07 WIB
Iran Tegaskan Tak Akan Bangun Senjata Nuklir, Bantah Klaim Trump soal Kesepakatan
Selasa / 30-06-2026, 16:07 WIB
MK Tolak Gugatan PNS Soal Aturan Wajib Mengabdi Sebelum Mutasi
Selasa / 30-06-2026, 16:07 WIB
Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara, Denda Rp809 Miliar, Netizen Heboh
Selasa / 30-06-2026, 16:07 WIB
Mesin Cuci Sebaiknya Pakai Deterjen Bubuk atau Cair? Ini Pilihan Paling Efektif
Selasa / 30-06-2026, 16:05 WIB
4 Rekomendasi Sepeda Hybrid Buatan Lokal dengan Harga Terjangkau
Selasa / 30-06-2026, 16:04 WIB
Thylane Blondeau Resmi Menikah dengan DJ Ben Attal di Paris
Selasa / 30-06-2026, 16:04 WIB
Perbandingan Vivo X Fold 6 vs Google Pixel 10 Pro Fold: Mana yang Lebih Unggul?
Selasa / 30-06-2026, 16:00 WIB






