Dugaan Prostitusi Anak di Blok M Viral di X, Sorotan Tertuju pada Jejak WNA Jepang
Jagat media sosial X diramaikan dengan dugaan praktik prostitusi anak yang disebut terjadi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Isu tersebut mencuat setelah sejumlah akun milik warga negara asing asal Jepang membagikan unggahan yang memicu perhatian publik.
Informasi itu ramai diperbincangkan setelah akun X bernama @bnfi_id mengunggah tangkapan layar dan penjelasan terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berlangsung sejak 2025 hingga 2026.
Unggahan WNA Jepang Jadi Pemicu Perhatian Publik
Dalam penjelasannya, akun tersebut menyebut adanya laporan mengenai jaringan pedofilia yang diduga melibatkan warga negara asing di wilayah Blok M.
Korban dalam unggahan itu disebut digambarkan berusia sekitar 16 hingga 17 tahun. Namun, muncul dugaan bahwa usia sebenarnya bisa lebih muda dari yang ditampilkan.
“BNFI menerima laporan jaringan pedofilia WNA Jepang beroperasi di Blok M. Pelaku sadar korban usia 16-17 thn, mendokumentasikannya, dan menyebutnya objek seksual,” tulis akun @bnfi_id.
Konten Diduga Memuat Foto dan Lokasi Korban
Unggahan yang beredar disebut tidak hanya memuat narasi, tetapi juga menampilkan foto korban, lokasi, hingga testimoni yang diduga berkaitan dengan praktik eksploitasi seksual anak.
Situasi tersebut memicu kemarahan warganet karena informasi sensitif itu tersebar luas di media sosial dan dinilai mengarah pada eksploitasi anak.
Sejumlah pengguna X menduga akun-akun asing yang menyebarkan informasi tersebut bukan sekadar wisatawan, melainkan bagian dari jaringan predator anak lintas negara.
Warganet Desak Aparat Bertindak
Perbincangan mengenai dugaan prostitusi anak di Blok M dengan cepat viral. Hingga Senin, unggahan terkait telah ditonton jutaan kali dan dibagikan ulang ribuan pengguna.
Publik kemudian ramai menandai akun kepolisian serta media nasional agar kasus tersebut segera ditelusuri.
- Warganet meminta aparat mengusut dugaan jaringan eksploitasi anak.
- Sejumlah akun mengaku pernah menemukan aktivitas serupa dari akun asing lain.
- Desakan perlindungan terhadap anak menjadi sorotan utama.
Salah satu pengguna X meminta aparat segera melakukan penyelidikan karena persoalan tersebut dinilai menyangkut keselamatan anak-anak.
Ada pula pengguna lain yang menyebut akun-akun serupa sebenarnya cukup banyak ditemukan, namun sebagian kini sudah dikunci atau menghilang dari peredaran.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan praktik prostitusi anak yang viral tersebut.
Update Terbaru
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
Sabtu / 27-06-2026, 04:16 WIB
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
Sabtu / 27-06-2026, 04:16 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 28 Juni – 5 Juli 2026
Sabtu / 27-06-2026, 04:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 28 Juni – 5 Juli 2026
Sabtu / 27-06-2026, 04:00 WIB
Aktor 'Sabrina the Teenage Witch' Caroline Rhea Mampir di TMZ Comedy Crawl
Sabtu / 27-06-2026, 03:51 WIB
Skoda Octavia Dapat Facelift Kedua untuk Menyamai Keluarga
Sabtu / 27-06-2026, 03:51 WIB
Kepribadian Penyuka Warna Hitam: Mandiri, Misterius, dan Penuh Empati
Sabtu / 27-06-2026, 03:50 WIB
Pilot Siswa Matikan Pasokan Bahan Bakar, Pesawat OA-1K Skyraider II Jatuh di Oklahoma
Sabtu / 27-06-2026, 03:50 WIB
Samsung Siapkan Investasi Rp 10.500 Triliun untuk AI
Sabtu / 27-06-2026, 03:49 WIB
Samsung Rilis Patch Keamanan Juni 2026 untuk Galaxy Tab S10 Ultra
Sabtu / 27-06-2026, 03:49 WIB
Mossad Israel Dikabarkan Masih Incar Penggulingan Rezim Iran di Tengah Diplomasi AS
Sabtu / 27-06-2026, 03:49 WIB
Pemerintah Akui Ada 'Kerugian Sedikit' di Patriot Bond, Tapi Lebih Baik dari Uang di Luar
Sabtu / 27-06-2026, 03:49 WIB
Patriot Bond Jadi Ujian Kredibilitas Danantara Indonesia di Mata Investor
Sabtu / 27-06-2026, 03:49 WIB
B2K Bawa Senjata Rahasia Lawan Pretty Ricky di Verzuz: Putra Omarion
Sabtu / 27-06-2026, 03:46 WIB






