Guru Pengganti di Jakarta Diduga Gadaikan Laptop Siswa untuk Menutup Utang

Kasus dugaan penyalahgunaan kepercayaan oleh seorang guru pengganti di salah satu SMA Jakarta menjadi sorotan publik setelah ramai dibahas di media sosial.

Nama Salpa Rizky Apriyanto ikut menjadi perhatian usai disebut meminjam laptop milik siswa dan diduga menggadaikannya untuk kebutuhan pribadi.

Terungkap Lewat Unggahan Media Sosial

Dugaan tersebut mencuat melalui unggahan akun Threads @_ssbrin pada 9 Mei 2026. Dalam unggahan itu, pemilik akun mengaku berani mengusut tindakan sang guru setelah mengetahui pola yang disebut telah berulang.

Menurut penjelasan yang dibagikan, Salpa diketahui masuk sebagai guru pengganti mata pelajaran sosiologi selama sekitar dua pekan.

Selama masa mengajar itu, ia diduga membujuk sejumlah siswa agar meminjamkan laptop pribadi kepadanya.

“Baru masuk dua minggu sebagai guru pengganti sosiologi, sudah manipulasi murid-murid untuk meminjamkan laptop ternyata digadai,” tulis akun tersebut.

Pemilik unggahan juga menyebut dugaan praktik serupa disebut pernah terjadi sebelumnya dengan pola “gali lubang tutup lubang”.

>>> Minions & Monsters Hadirkan Ancaman Monster Raksasa di Balik Kekacauan Para Minion

Status di Organisasi Kampus Ikut Disorot

Selain disebut sebagai guru pengganti, Salpa diketahui tercatat sebagai Wakil Ketua BEMP Pendidikan Sosiologi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Informasi itu membuat kasus tersebut semakin ramai dibicarakan warganet karena dinilai mencoreng dunia pendidikan.

Respons Warganet

  • Warganet menilai tindakan tersebut merusak kepercayaan siswa kepada tenaga pendidik.
  • Sejumlah komentar meminta pihak sekolah dan kampus melakukan penelusuran menyeluruh.
  • Ada pula netizen yang mengaitkan dugaan tindakan itu dengan persoalan utang pribadi.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun UNJ terkait dugaan yang beredar di media sosial tersebut.