Khutbah Jumat 15 Mei 2026 Bulan Dzulqa’dah tentang Momentum Perubahan

الحمد لله الملك الديان، خلق الإنسان لعبادته، وأمره بتقواه وطاعته، أحمده سبحانه وأشكره على نعمه الظاهرة والباطنة.

وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا محمدًا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين.

أما بعد، فيا عباد الله، أوصيكم ونفسي بتقوى الله، فقد فاز المتقون.

قال الله تعالى:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۚ إِنَّ اللّٰهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.

Kita kini berada di penghujung tahun Hijriah 1447. Waktu terus berjalan tanpa pernah berhenti dan membawa manusia menuju pergantian bulan serta pergantian usia kehidupan.

Bulan Dzulqa’dah yang sedang kita jalani menjadi pengingat penting bagi setiap muslim untuk memperbaiki diri sebelum memasuki Zulhijah, bulan penuh kemuliaan dan ibadah.

Momentum Muhasabah Diri

>>> Harga Emas Antam Hari Ini 9 Mei 2026 Stabil, Buyback Bertahan di Rp 2,64 Juta

Islam mengajarkan umatnya agar tidak lalai menilai perjalanan hidupnya sendiri. Muhasabah menjadi jalan untuk mengetahui sejauh mana amal telah dilakukan dan dosa apa saja yang masih perlu diperbaiki.

Sering kali manusia sibuk melihat kekurangan orang lain, tetapi lupa memperhatikan kekurangan dirinya sendiri. Padahal keselamatan seseorang tidak ditentukan oleh sibuknya menghakimi orang lain, melainkan kesungguhannya memperbaiki diri.

Allah SWT memerintahkan setiap hamba untuk mempersiapkan bekal terbaik bagi kehidupan akhirat. Karena itu, setiap pergantian waktu hendaknya menjadi alarm agar kita tidak terus terjebak dalam kesalahan yang sama.

Perubahan Dimulai dari Diri Sendiri