• Jok depan elektrik dengan ventilasi
  • Pengaturan suhu otomatis
  • Pengisian daya nirkabel
  • Kamera 360 derajat
  • Fitur keselamatan dan bantuan berkendara (ADAS)

Peningkatan ini membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman, baik untuk perjalanan jarak jauh maupun penggunaan harian di dalam kota.

Performa Mesin Dipadukan Teknologi Mild Hybrid

Di sektor mesin, Fortuner tetap mempertahankan opsi yang sudah dikenal. Tersedia mesin bensin 2.7 liter dan diesel 2.8 liter yang selama ini menjadi andalan.

Keduanya akan dipadukan dengan sistem mild hybrid 48 volt. Teknologi ini membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus memberikan respons akselerasi yang lebih baik.

Pilihan transmisi masih mencakup manual 6 percepatan dan otomatis, sehingga tetap memberikan fleksibilitas bagi pengguna.

Peluncuran Global Diperkirakan Pertengahan 2026

Dengan uji jalan yang telah berlangsung, peluncuran global Fortuner terbaru diprediksi terjadi pada pertengahan 2026. Thailand disebut menjadi negara pertama yang memperkenalkannya.

Setelah itu, model ini akan menyasar berbagai pasar lain, termasuk Indonesia yang selama ini menjadi salah satu basis kuat penjualan Fortuner.

Minat pasar terhadap model ini diperkirakan tetap tinggi, mengingat reputasinya sebagai SUV ladder-frame yang tangguh dan serbaguna.

Evolusi Tanpa Meninggalkan Identitas

Perubahan yang dibawa Fortuner terbaru menunjukkan arah pengembangan yang lebih modern tanpa meninggalkan karakter utamanya. SUV ini tetap dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, sekaligus memenuhi kebutuhan mobilitas masa kini.

Kombinasi desain baru, teknologi canggih, dan sentuhan elektrifikasi menjadi langkah penting untuk menjaga relevansi di pasar otomotif yang terus berkembang.