Arus Bawah Prabowo Siapkan Langkah Hukum atas Pernyataan Amien Rais

Relawan Presiden Prabowo Subianto yang tergabung dalam Arus Bawah Prabowo (ABP) merespons keras pernyataan Amien Rais terkait hubungan Presiden dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Organisasi tersebut menilai pernyataan itu telah melampaui batas kritik dan mengarah pada tudingan tanpa dasar yang berpotensi merusak kepercayaan publik.

ABP Nilai Pernyataan Menyesatkan

Ketua DPP ABP, Supriyanto, menyebut narasi yang disampaikan Amien Rais tidak memiliki pijakan fakta dan cenderung menyerang secara personal.

Ia menegaskan, pernyataan tersebut bukan lagi kritik konstruktif, melainkan tuduhan yang dipaksakan seolah-olah benar.

Menurutnya, publik berhak mendapatkan informasi yang akurat, bukan asumsi atau insinuasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Disebut Serangan Personal dan Pembunuhan Karakter

ABP menilai isu yang diangkat telah menyeret ranah pribadi tanpa bukti yang jelas, sehingga berpotensi menjadi bentuk pembunuhan karakter.

  • Kritik harus berbasis data dan argumen
  • Gosip dan asumsi liar dinilai merusak demokrasi
  • Serangan personal dianggap tidak sehat dalam ruang publik

Supriyanto menekankan bahwa demokrasi memberi ruang kritik, tetapi tetap memiliki batas yang tidak boleh dilanggar.

>>> Profil dr Myta Aprilia Azmy Dokter Muda yang Meninggal Dunia, Lengkap dari Umur, Agama dan IG

Soroti Perubahan Sikap Amien Rais

ABP juga menyoroti perubahan gaya komunikasi Amien Rais yang dinilai semakin ekstrem dan tidak mencerminkan rasionalitas.

Ia menyayangkan pernyataan tersebut datang dari tokoh yang pernah berperan dalam gerakan reformasi.

Langkah Hukum Sedang Disiapkan

Sebagai tindak lanjut, ABP tengah menyiapkan langkah hukum atas dugaan pencemaran nama baik serta penyebaran informasi yang dianggap tidak benar.

Langkah ini disebut sebagai upaya menjaga stabilitas politik serta kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Kontroversi ini mencuat setelah beredar video yang memuat pernyataan Amien Rais mengenai kedekatan antara Presiden Prabowo Subianto dan Teddy Indra Wijaya.