Harga Minyak Dunia Melemah di Tengah Sinyal Iran Hadiri Negosiasi dengan AS
harga minyak dunia--
Harga Minyak Dunia Melemah di Tengah Sinyal Iran Hadiri Negosiasi dengan AS
Harga minyak global mengalami penurunan setelah muncul indikasi Iran akan terlibat dalam perundingan dengan Amerika Serikat di Islamabad, Pakistan, sebelum masa gencatan senjata berakhir.
Pergerakan ini mencerminkan respons pasar terhadap peluang meredanya ketegangan geopolitik yang selama ini memicu lonjakan harga energi.
Pergerakan Harga Minyak
Minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juni tercatat melemah hingga 2,2 persen ke kisaran US$86 per barel.
Sementara itu, minyak Brent justru menguat pada penutupan perdagangan Senin dengan kenaikan 5,6 persen hingga berada di atas US$95 per barel.
Iran Bersiap Hadiri Perundingan
Berdasarkan keterangan sumber yang mengetahui rencana tersebut, Iran telah mengirimkan delegasi menuju ibu kota Pakistan untuk mengikuti pembicaraan dengan pihak Amerika Serikat.
Langkah ini menjadi perubahan sikap setelah sebelumnya Teheran menyatakan enggan melanjutkan dialog damai.
Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance dijadwalkan bertolak untuk melanjutkan negosiasi, dengan waktu pelaksanaan yang diperkirakan berlangsung antara Selasa malam atau Rabu pagi.
Presiden Donald Trump dalam pernyataannya menyebut peluang perpanjangan gencatan senjata sangat kecil, dengan batas waktu berakhir pada Rabu malam waktu Washington.
Selat Hormuz Jadi Faktor Kunci
Fluktuasi harga minyak dalam beberapa hari terakhir dipengaruhi perubahan cepat dalam persepsi pasar terhadap status negosiasi serta akses pelayaran di Selat Hormuz.
- Selat Hormuz dilalui hampir seperempat pasokan minyak dunia
- Gangguan jalur ini berdampak langsung pada distribusi global
- Ketegangan kawasan meningkatkan risiko krisis energi
Situasi di jalur strategis tersebut masih belum stabil, dengan lalu lintas kapal dilaporkan hampir terhenti.
Baca juga: Saham BRPT Melonjak 7 Persen, Redam Tekanan IHSG di Zona Merah