Negara dengan Durasi Puasa Terpanjang dan Terpendek di Ramadan 2026
Waktu berpuasa pada Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 berbeda-beda di setiap negara. Letak geografis serta panjang siang dan malam menjadi faktor utama yang menentukan lamanya umat Muslim menahan diri sejak fajar hingga matahari terbenam.
Secara global, durasi puasa tahun ini berkisar antara sekitar 11 jam hingga lebih dari 16 jam. Perbedaan tersebut semakin terasa di wilayah yang berada dekat kutub, di mana panjang siang dan malam bisa sangat ekstrem.
Wilayah dengan Puasa Terlama
Negara-negara di belahan bumi utara, terutama yang berada dekat Kutub Utara, diperkirakan mengalami durasi puasa paling panjang pada Ramadan 2026.
Greenland, Islandia, Norwegia, Swedia, dan Finlandia menjadi contoh wilayah dengan waktu puasa lebih dari 16 jam. Di beberapa daerah lintang tinggi seperti Swedia bagian utara, Greenland, hingga Kanada utara, durasi siang yang sangat panjang membuat waktu puasa bisa mendekati 20 jam.
Dalam kondisi ekstrem tersebut, sebagian ulama membolehkan umat Muslim mengikuti jadwal kota terdekat yang lebih moderat atau merujuk waktu Makkah agar ibadah tetap dapat dijalankan secara wajar.
Wilayah dengan Puasa Terpendek
Sebaliknya, negara-negara di belahan bumi selatan cenderung memiliki durasi puasa lebih singkat. Brasil, Argentina, Uruguay, Chile, Afrika Selatan, hingga Selandia Baru diperkirakan menjalani puasa sekitar 11 hingga 13 jam.
Sementara itu, negara yang berada di sekitar garis khatulistiwa seperti Indonesia dan Malaysia relatif stabil dengan durasi puasa sekitar 12 hingga 14 jam setiap tahun karena panjang siang dan malam tidak banyak berubah.
Ramadan 2026 Diperkirakan Lebih Ringan
Ramadan tahun ini diperkirakan dimulai sekitar 18 atau 19 Februari 2026, tergantung hasil penetapan hilal di masing-masing negara. Karena kalender Hijriah berbasis siklus bulan, Ramadan bergeser sekitar 10 hingga 12 hari lebih awal setiap tahun dalam kalender Masehi.
Pergeseran tersebut berdampak pada panjang waktu puasa. Dibanding tahun sebelumnya, durasi puasa global pada 2026 diperkirakan sedikit lebih pendek, terutama di wilayah dengan siang hari panjang, sehingga memberi keringanan bagi sebagian umat Muslim.
Update Terbaru
Oppo Reno 16 Hadirkan AI Snap Key yang Satukan ChatGPT, Gemini, dan Perplexity
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Pikat Gen Z, Tren Busana Muslim Kini Beralih ke Warna Ekspresif dan Layering
Rabu / 01-07-2026, 14:21 WIB
Shenina Cinnamon Pamer Baby Bump Makin Besar, Tampil Seksi dengan Tank Top Lace
Rabu / 01-07-2026, 14:20 WIB
Serbuan Mobil China dan Rencana Mobil Nasional Tunda Insentif EV
Rabu / 01-07-2026, 14:20 WIB
Harga iPad dan iPhone 17 Naik di Indonesia, Ini Daftarnya
Rabu / 01-07-2026, 14:20 WIB
Mariners Lakukan Penyesuaian Roster dan Lineup Jelang Lawan Angels
Rabu / 01-07-2026, 14:15 WIB
Daftar Keluarga Raffi Ahmad yang Menjabat di Pemerintahan dan BUMN, dari Bupati hingga Komisaris
Rabu / 01-07-2026, 14:15 WIB
Trump Ubah Sistem Pinjaman Mahasiswa Federal, Berlakukan Batas Baru
Rabu / 01-07-2026, 14:15 WIB
Rio Ferdinand Prediksi Manchester United Buru Aurelien Tchouameni
Rabu / 01-07-2026, 14:15 WIB
BRIN dan Rosatom Perkuat Kerja Sama SDM Nuklir Indonesia-Rusia
Rabu / 01-07-2026, 14:14 WIB
Gaya Hidup Urban Tingkatkan Risiko Penyakit, Pakar Penang Ingatkan Pentingnya Skrining Kesehatan
Rabu / 01-07-2026, 14:14 WIB
Cara Cek Pencairan Bansos Rp2 Juta di KKS BRI Meski Status SPM Masih Proses
Rabu / 01-07-2026, 14:14 WIB
Cara Cepat Dapat Saldo Dana 2026 Lewat Aplikasi Nonton Drama Terbaru di Play Store
Rabu / 01-07-2026, 14:14 WIB
Rumus Kecepatan, Jarak, dan Waktu serta Contoh Soal
Rabu / 01-07-2026, 14:10 WIB





