>>> Akhir Juli 2026: 4 Zodiak Alami Perubahan Hidup Menuju Ketenangan

Hingga 2025, baru sekitar 71,6% ibu hamil yang menjalani pemeriksaan hepatitis B, dengan 1,36% di antaranya dinyatakan reaktif.

Cakupan pemeriksaan di wilayah Indonesia Timur juga masih relatif rendah.

Prof. David Handojo Muljono, Komite Ahli Hepatitis Kemenkes, menyebutkan Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam pengendalian hepatitis B.

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 mencatat prevalensi hepatitis B pada seluruh kelompok usia turun menjadi 2,4%, dan pada balita hanya 0,1%.

Capaian pada kelompok balita ini bahkan telah memenuhi target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk 2030.

>>> Ratusan Ribu BMW dan Toyota Supra Ditarik Akibat Risiko Kebakaran

Meskipun demikian, tantangan untuk mencapai target eliminasi hepatitis secara menyeluruh pada 2030 masih dihadapi banyak negara, termasuk Indonesia, yang memerlukan perluasan akses layanan, deteksi dini, dan kolaborasi lintas sektor.