Marvel Comics mengumumkan kemitraan strategis dengan penerbit Jepang Kadokawa untuk memproduksi serangkaian manga adaptasi orisinal.

Pengumuman ini disampaikan dalam panel Marvel Fanfare di San Diego Comic-Con pada Sabtu, 26 Juli 2026.

>>> Big Bang Gelar Fan Event Gratis Rayakan 20 Tahun Debut

Kolaborasi ini akan menghasilkan lima volume manga yang seluruhnya merupakan karya baru, tidak sekadar terjemahan dari komik Amerika.

Spider-Man Versi Shibuya dan Spider-Gwen Karya Mangaka Berbakat

Salah satu proyek yang paling dinantikan adalah 'Spider-Man of Shibuya' yang digarap oleh tokitokoro, kreator di balik 'Lynx', 'River in Me', dan 'Jeff the Land Shark'.

Melalui akun X/Twitter-nya, tokitokoro membagikan desain karakter Spider-Man, Daredevil, dan Punisher dengan sentuhan lokal—Spider-Man lahir di Shibuya, Daredevil di Shinjuku, dan Punisher bergaya yakuza.

Serialisasi direncanakan dimulai sebelum akhir tahun 2026.

Selain itu, Ryūsei Yamada, yang dikenal lewat adaptasi manga 'Revenger' dan kontribusinya pada 'Disney Twisted-Wonderland: The Manga—Anthology', akan menangani seri yang berfokus pada Spider-Gwen.

Kedua proyek ini menandai langkah baru Marvel dalam menjangkau pasar manga global dengan konten yang benar-benar autentik.

Latar Belakang: Perubahan Lisensi Marvel di Jepang

Kemitraan ini muncul setelah Shueisha mengumumkan pada 1 Juli 2026 bahwa kontraknya dengan Walt Disney Japan untuk menerbitkan manga adaptasi Marvel akan berakhir pada 30 September 2026.

>>> P.O. Block B Alami Kecelakaan di Jeju, Agensi Konfirmasi Kondisi

Shueisha akan menghapus lima judul manga—'Marvel x Shonen Jump+ Super Collaboration', 'Secret Reverse', 'Spider-Man: Octo-Girl', 'Spider-Man: Kizuna', dan 'Deadpool: Samurai'—dari toko digital secara bertahap mulai 28 hingga 30 September, serta menghentikan penjualan cetak.

Semua judul tersebut telah menyelesaikan serialisasinya.