Kematian Mantan Komando Afghanistan di Tahanan Imigrasi AS Dinyatakan Kecelakaan
Kematian seorang mantan komando Afghanistan di tahanan imigrasi Amerika Serikat resmi dinyatakan sebagai kecelakaan.
Sertifikat kematian resmi menyebutkan penyebab utamanya adalah syok anafilaksis dengan eksaserbasi akut asma.
>>> Antisipasi Kemarau 2026, Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Lahan Sawah
Mohammad Nazir Paktiawal, 41 tahun, meninggal pada 14 Maret, sehari setelah ditangkap petugas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) di rumahnya di Texas.
Ia pernah bertempur bersama pasukan khusus AS selama hampir satu dekade sebelum dievakuasi ke AS setelah Taliban kembali berkuasa di Afghanistan pada 2021.
Paktiawal masuk AS secara legal melalui program evakuasi, namun permohonan suakanya belum disetujui saat ditahan.
Sertifikat kematian juga mencantumkan toksisitas metamfetamin, penyakit kardiovaskular yang mendasarinya, dan kebiasaan merokok sebagai faktor penyerta.
Temuan ini gagal meredakan kekhawatiran keluarga, perwakilan hukum, dan kelompok advokasi veteran.
Pada Senin, Presiden AfghanEvac Shawn VanDiver dan dua anggota Kongres AS mendesak otoritas Texas merilis laporan otopsi lengkap.
VanDiver mempertanyakan zat apa yang memicu reaksi alergi fatal, bagaimana zat itu masuk ke tubuh Paktiawal, dan mengapa tanggal cedera tercatat sehari sebelum penangkapan.
Senator AS Richard Blumenthal juga mendesak Departemen Keamanan Dalam Negeri memublikasikan temuan otopsi.
>>> Pesawat Piper PA-23 Apache Mangkrak di Spanyol Dilelang Mulai Rp170 Ribu
ICE membela penanganan kasus ini, menyebut Paktiawal pernah ditangkap atas tuduhan penipuan bantuan pangan dan pencurian, meski tidak dihukum.
ICE juga mengatakan Paktiawal tidak melaporkan kondisi medis atau alergi obat saat masuk fasilitas penahanan.
Menurut ICE, Paktiawal kemudian mengalami kesulitan bernapas dan nyeri dada, lalu dipindahkan ke Rumah Sakit Parkland Memorial di Dallas.
Update Terbaru
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB







