Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jeffrey Gattis, general manager untuk games di Amazon, berharap semakin banyak orang mencoba layanan cloud gaming Luna seiring melonjaknya harga konsol dan PC gaming.
Dalam wawancara dengan The Game Business, Gattis membahas kenaikan biaya bermain game saat ini. Rantai pasokan komponen yang terganggu oleh pusat data AI membuat harga perangkat keras melambung.
>>> Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Valve, misalnya, terpaksa menjual Steam Machine dengan harga mulai $1.000 karena tidak mau menjual perangkat keras di bawah harga pokok.
Padahal, dengan harga yang lebih rendah, produk itu bisa menjadi hit.
Xbox pun mulai berbicara tentang adaptasi konsol terhadap pasar memori dan penyimpanan yang mahal. Gattis melihat situasi ini sebagai peluang bagi cloud gaming.
Luna dan Pertumbuhan Pemain
Luna diumumkan pada 2020 dan sempat terlupakan.
Namun, dengan mengintegrasikannya ke Amazon Prime Video, Gattis mengklaim basis pemain tumbuh lima kali lipat, meskipun dari jumlah awal yang kecil.
Gattis optimistis cloud gaming akan semakin diminati ketika konsol generasi baru diperkirakan menembus harga $1.000.
"Saya pikir akan lebih banyak orang mempertimbangkan solusi cloud gaming karena biaya perangkat keras yang tinggi," ujarnya.
Ia mencatat ada sekitar 3 miliar gamer di dunia, namun hanya 300-500 juta perangkat keras gaming yang beredar.
>>> Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Kesenjangan 2,5 miliar pemain ini dilihatnya sebagai pasar potensial cloud gaming.
Gattis menambahkan, banyak orang tidak punya waktu atau uang untuk konsol atau PC game terbaru, tetapi tetap ingin bermain.
Cloud gaming bisa menjadi solusi bagi mereka.
Tantangan Amazon di Industri Game
Meski optimistis, Amazon sendiri masih berjuang di industri game. MMO New World yang sempat populer kini sepi pemain, sementara MMO Lord of the Rings dikabarkan batal.
Amazon Studios juga lebih banyak mengalami pemutusan hubungan kerja dan pembatalan proyek daripada merilis game sukses.
Hal ini membuat sebagian gamer ragu terhadap kredibilitas Amazon dalam mengelola layanan cloud gaming.
Meski demikian, Gattis percaya bahwa dengan harga perangkat keras yang terus naik, cloud gaming seperti Luna akan semakin relevan.
>>> Bank BSN Luncurkan Program 'BSN Siap KPR' untuk Tekan Backlog Perumahan
"Kami tidak mencoba membuat orang meninggalkan konsol atau PC, tetapi memperluas pasar," pungkasnya.
Update Terbaru
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB







