Ni Luh Djelantik Murka Event Lari WNA di Canggu Bali Diskriminasi WNI
Sebuah event lari di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali diduga mendiskriminasi warga negara Indonesia (WNI) karena digelar khusus untuk warga negara asing (WNA).
Dugaan diskriminasi mencuat setelah beredar tangkapan layar percakapan yang menunjukkan calon peserta diseleksi berdasarkan kewarganegaraan.
>>> Prediksi 26 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Dalam tangkapan layar tersebut, seseorang yang mengaku WNI ditolak dengan alasan tidak dapat diberikan akses ke komunitas tersebut.
Sementara itu, dalam tangkapan layar lain yang beredar di Instagram, seseorang yang mengaku warga Jerman justru diterima.
Postingan itu memicu protes dan pertanyaan warganet soal dugaan pembatasan peserta berdasarkan kewarganegaraan.
Protes Ni Luh Djelantik
Anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik melayangkan protes keras atas dugaan diskriminasi tersebut. Ia meminta Imigrasi Bali, Ngurah Rai, dan Polda Bali turun tangan.
Ni Luh mengaku telah melaporkan dugaan diskriminasi itu ke Imigrasi dan Polda Bali. Ia juga meminta aparat mendalami dugaan bahwa kegiatan tersebut tidak memiliki izin.
"Dan kepada para WNA yang tidak menerima keanggotaan WNI, kalian melakukannya di Bali, ini adalah tanah air kami," ujar Ni Luh melalui akun Instagramnya.
>>> Cerita Mediasi Sopir Alphard Versi Satpam: Disuruh Push Up dan Diancam
Selain soal diskriminasi, publik juga menyoroti aspek perizinan acara karena kegiatan itu menggunakan jalan dan ruang publik.
Tanggapan Satpol PP Badung
Kepala Satpol PP Kabupaten Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, pihaknya belum pernah dihubungi oleh penyelenggara kegiatan tersebut.
"Yang pasti berkenaan dengan peraturan daerah (Perda) dan peraturan bupati (Perbup) yang kita pedomani masih kita konsultasikan dengan bagian hukum," kata dia saat dikonfirmasi Jumat (24/7).
"Yang pasti pemanfaatan jalan umum untuk kegiatan yang mengganggu aktivitas pengguna lainnya harus mendapat rekomendasi atau atensi instansi atau aparat yang menanganinya," imbuhnya.
Suryanegara menambahkan pihaknya hingga kini masih berkoordinasi terkait aspek aturan yang mengatur kegiatan tersebut. "Untuk hal ini masih kita komunikasikan atau koordinasikan.
>>> Darya-Varia Rayakan 50 Tahun dengan Beasiswa Riset untuk Mahasiswi
Artinya dari kami Satpol PP sampai saat ini belum pernah dihubungi apalagi memberi rekomendasi," ujarnya.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







