Cerita Mediasi Sopir Alphard Versi Satpam: Disuruh Push Up dan Diancam
Satpam bernama Fiktor Harefa mengaku sempat diminta melakukan push up saat proses mediasi usai cekcok dengan sopir mobil Toyota Alphard yang menerobos lampu lalu lintas di pelican crossing depan Hotel Pullman, Jakarta Pusat.
Mediasi itu diketahui dilakukan di pos polisi (pospol) Thamrin. Kuasa hukum Fiktor, Wiradarma Harefa, mengatakan kliennya juga diintimidasi oleh sopir tersebut dengan mengaku sebagai 'anggota'.
>>> Darya-Varia Rayakan 50 Tahun dengan Beasiswa Riset untuk Mahasiswi
"Di pos itu, dia diintimidasi dengan cara-cara mengaku 'saya ini anggota', ada kartu tapi tidak bisa dibaca karena seperti diambil kartunya dari kantongnya, terus dia bilang 'saya ini anggota', tapi (kartunya) ditempelin di jidat, cuma kan tidak bisa dibaca," kata Wira saat dihubungi, Jumat (24/7).
Dalam proses mediasi itu, kliennya juga diminta melakukan push up. Namun, permintaan itu ditolak lantaran Fiktor baru saja melakukan pengobatan untuk sakit di lengan kanannya.
"Termasuk kayak push up.
Tapi, push up dia tolak karena dia bilang 'saya belum makan dan saya baru melakukan pengobatan di tangan kanan', makanya dia tidak kuat," ucap Wira.
Tak hanya itu, Fiktor juga diancam akan dilaporkan ke perusahaan tempatnya bekerja. Bahkan, identitas kliennya juga diminta oleh sopir Alphard.
"Karena dia ketakutan diancam, 'saya akan memecat kamu, saya laporin ke vendor kamu, ke user kamu, saya akan lapor ke perusahaan kamu, mana ID card kamu', terus dia ketakutan.
Dia bilang, 'tolong saya jangan dipecat, saya jangan dipecat.' Dia sujud-sujud sama orang-orang itu.
Itu ceritanya," tutur dia.
Wira menyampaikan sebagai kuasa hukum, dirinya memiliki rencana untuk menempuh jalur hukum atas intimidasi yang dialami Fiktor. Namun, rencana pelaporan itu masih menunggu kesiapan dari kliennya.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







