Awal Mula Terbongkar Guru Bawa Murid Yatim Piatu untuk Dicabuli Suami
Video warga menggeruduk rumah milik guru ASN di Kota Tanjungbalai, Sumatra Utara, viral di media sosial.
Dalam video itu, guru dan suaminya disebut mencabuli seorang anak SD yang merupakan yatim piatu.
>>> Rosan Ungkap Pusat Finansial RI Awalnya Beroperasi di Jakarta
Peristiwa pencabulan itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai pada Senin (4/5).
Seorang guru berinisial D bersama suaminya berinisial A diduga mencabuli anak SD berusia 12 tahun.
Kasus ini sempat dilaporkan ke polisi oleh orang tua angkat korban dengan nomor laporan LP/B/132/V/2026/Polres Tanjungbalai/Polda Sumatera Utara.
Namun warga menilai laporan tersebut lambat ditangani karena D dan suaminya masih terlihat beraktivitas seperti biasa.
Kronologi Penggerudukan Massa
Ketegangan memuncak pada Kamis (23/7) dini hari. Ratusan orang mendatangi rumah D di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung.
Pasangan suami istri itu menjadi bulan-bulanan massa. Warga memukuli D dan suaminya A.
>>> Pesawat Kenmore Air Jatuh di Washington, 11 Penumpang Selamat
Polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi keduanya untuk mengantisipasi kericuhan.
Kasi Humas Polres Tanjungbalai, Ipda Muhammad Ruslan, mengatakan perbuatan cabul itu bermula saat terlapor mendekati korban dengan modus meminjamkan telepon genggam.
Terlapor membujuk korban yang masih duduk di bangku SD, lalu melancarkan aksi bejatnya dengan membuka pakaian korban dan melakukan pencabulan.
Pencabulan itu membuat korban mengurung diri di kamar dan tidak masuk sekolah beberapa hari akibat trauma. Ibu sambung korban yang mengetahui kasus itu langsung membuat laporan ke polisi.
Ipda Ruslan menambahkan, penyidik telah melakukan sejumlah langkah penyelidikan dan penyidikan, di antaranya menerima laporan polisi, memanggil saksi-saksi dari pihak korban maupun pihak terlapor, serta meminta keterangan dari saksi ahli psikologi.
>>> 7 Kebiasaan Shakira yang Membuatnya Awet Muda di Usia 49 Tahun
Proses penyidikan masih terus berjalan.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







