Shigeru Miyamoto Kritik Keras Pengejaran Keuntungan Jangka Pendek di Industri Game
Shigeru Miyamoto, kreator Mario dan Donkey Kong, melontarkan kritik tajam terhadap praktik pengembangan game yang hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek.
Dalam wawancara dengan Famitsu yang diterjemahkan oleh VGC, Miyamoto menyatakan bahwa game yang paling berkesan bagi pemain bukanlah game yang dibuat untuk mengejar profit atau popularitas global.
>>> Cara Cek Bansos PKH Juli 2026 Secara Online dengan NIK
Ia mengingatkan bahwa Nintendo selalu memulai pengembangan game dari ide fundamental, bukan dari tren pasar saat ini.
Menurut Miyamoto, jika sebuah game dikenang karena keunikannya, maka game tersebut akan berdampak besar pada pemain.
Ia juga mengaku tidak menyukai istilah seperti 'pengembalian modal' atau 'depresiasi'.
"Jika Anda terus bertanya 'Apakah ini akan menghasilkan uang segera?' Anda tidak akan menciptakan sesuatu yang unik atau memiliki daya tarik luas," ujar Miyamoto.
>>> Cara Cek Penerima BPNT 2026: Panduan Lengkap Lewat Website dan Aplikasi
Ia menambahkan, "Bagi saya, jika Anda telah menghabiskan bakat begitu banyak orang hanya untuk mencapai itu, itu terasa seperti kegagalan besar."
Miyamoto menekankan bahwa nasihat utamanya bagi pengembang di Nintendo adalah mengubah ide mereka menjadi sesuatu yang menunjukkan bahwa merekalah yang menciptakan game tersebut.
Pendekatan ini, menurutnya, telah terbukti berhasil bagi banyak pengembang Jepang seperti Hideki Kamiya, Masahiro Sakurai, dan Hideo Kojima.
Miyamoto sendiri menerapkan pengalaman pribadinya dalam proyek-proyek seperti The Legend of Zelda dan Pikmin.
>>> Dude Harlino Kembalikan Honor Brand Ambassador DSI Rp5,25 Miliar ke Polisi
Ia juga mengakui bahwa Nintendo telah merilis banyak remake, tetapi mencatat bahwa sebagian besar pemain berhenti memainkan game orisinal dalam waktu lima tahun.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







