AS Ancam Malaysia jika Usir Warga Israel, PM Anwar Ibrahim Tak Takut
Amerika Serikat melalui pernyataan sejumlah anggota Kongres menyampaikan kemarahan dan ancaman terhadap Malaysia yang berencana mengusir warga Israel di negara itu.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim langsung merespons dan menegaskan tidak akan takut pada tekanan maupun ancaman dari AS terkait kebijakan tersebut.
>>> Sharenting: Antara Kenangan Manis dan Risiko Privasi Anak
Anwar kembali menegaskan bahwa pemerintah Malaysia tidak melanggar hukum internasional apa pun dengan kebijakan itu.
"Saya ingin menanggapi para anggota parlemen Amerika Serikat, setidaknya beberapa di antaranya, yang secara tegas menyatakan bahwa Malaysia melanggar hukum internasional dan tidak menghormati hak-hak bangsa," kata Anwar seperti dikutip dari the Star.
"Ini benar-benar tidak masuk akal. Sejauh yang kami ketahui, kebijakan ini telah diadopsi oleh Malaysia selama beberapa dekade," ia menambahkan.
Anwar menegaskan bahwa kebijakan Malaysia yang tidak memperbolehkan warga Israel tinggal di negaranya sama sekali bukan sentimen anti-semit.
"Kami menentang kehadiran warga negara Israel mana pun di sini, bukan orang Yahudi, tetapi warga negara Israel karena mereka terlibat dalam pembunuhan, kejahatan, dan penindasan serta penjajahan berkelanjutan terhadap Palestina dan Gaza," tutur Anwar.
Ancaman dari Kongres AS
Ancaman AS disampaikan para anggota Kongres yang mendesak pemerintahan Presiden Donald Trump meninjau kembali hubungan keamanan dan ekonominya dengan Malaysia.
>>> Kronologi Penusukan Anak Punk di Bekasi, Mondy Tatto Jadi Tersangka
Pernyataan itu muncul sebagai reaksi atas pernyataan Anwar tentang deportasi warga negara Israel yang memiliki kewarganegaraan ganda.
Anggota Kongres AS Greg Landsman, Josh Gottheimer, Jimmy Panetta, Dan Goldman, Debbie Wasserman Schultz, Jared Moskowitz, Brad Sherman, dan Jake Auchincloss dalam sebuah surat bersama mendesak Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengklarifikasi langkah-langkah yang harus diambil sebagai tanggapan.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







