Kader Kena OTT KPK, PAN Pecat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini
Partai Amanat Nasional (PAN) resmi memberhentikan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini sebagai anggota partai setelah ia terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan bahwa posisi Lalu sebagai Ketua DPW PAN Nusa Tenggara Barat (NTB) telah diambil alih oleh DPP PAN.
>>> Garena Bagikan Kode Redeem FF Gratis 21 Juli 2026, Termasuk Skin Blue Lock
"DPP PAN memberhentikan Lalu Ahmad Zaini sebagai anggota partai karena telah melanggar tujuan dan platform perjuangan partai dan mengganti posisinya sebagai ketua DPW PAN NTB.
Kepemimpinan DPW PAN telah diambil alih oleh DPP PAN," kata Viva saat dikonfirmasi, Selasa (21/7).
PAN menyesalkan kejadian ini dan menyampaikan permintaan maaf atas tindakan Lalu.
Viva mengatakan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan selalu memberi nasihat dan peringatan keras kepada kader untuk mawas diri dan selalu pruden dalam mengelola pemerintahan daerah.
PAN mempersilakan KPK untuk melakukan proses hukum terhadap Lalu secara transparan, objektif, dan akuntabel demi keadilan hukum.
"PAN senantiasa mendukung eksistensi KPK dalam tugas pokok fungsinya untuk memberantas korupsi, menciptakan pemerintahan yang bersih, dan tegaknya hukum yang adil," ujar Viva.
>>> Mengenal Mod Honor of Kings dan Risiko Menggunakannya
KPK Amankan 19 Pihak dalam OTT
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya mengungkapkan total 19 pihak diamankan dalam OTT di Lombok Barat pada Senin (20/7).
Budi mengatakan Lalu Ahmad Zaini diamankan di rumah dinasnya pada pagi hari.
"Untuk pihak-pihak yang diamankan mulai dari pagi ini, termasuk Bupati diamankan pagi ini di rumah dinas. Kemudian pihak-pihak lain juga diamankan di sejumlah lokasi di wilayah Lombok Barat.
Dari pihak yang diamankan ini kemudian tim melakukan pemeriksaan awal di Mako Brimob Lombok Barat," kata Budi.
Perkara yang menjerat Lalu diduga berkaitan dengan penerimaan yang dilakukan terkait proyek-proyek di lingkungan Kabupaten Lombok Barat.
>>> Google Calendar Jadi Pusat Produktivitas Saya Setelah Menggunakan Fitur-Fitur Ini
Selain mengamankan para pihak, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah dan beberapa dokumen yang diduga terkait perkara.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







