Kurangi Impor Bensin, Pemerintah Mulai Siapkan Mandatori Etanol E10 Menuju E20
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menyiapkan kebijakan mandatori etanol untuk campuran bensin.
Langkah ini bertujuan menekan impor bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini membebani neraca perdagangan.
>>> Isuzu Produksi 300.000 Unit Kendaraan di Karawang dalam Satu Dekade
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan kajian penerapan etanol mandatory telah hampir rampung. Pemerintah menargetkan implementasi bertahap mulai dari E10 hingga E20 dalam beberapa tahun ke depan.
“Kajian kita sudah hampir selesai.
E20 itu dalam perencanaan yang akan kita tetapkan nanti sampai dengan 2028-2029,” ujar Bahlil di Istana Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Bahlil menegaskan pemerintah tidak ingin kebijakan ini justru membuat Indonesia bergantung pada impor etanol. Oleh karena itu, industri berbasis bahan baku lokal tengah disiapkan.
“Kita tidak ingin begitu kita terapkan E20 tapi etanolnya kita impor. Maka sekarang kita mempersiapkan industrinya dulu,” katanya.
Industri Etanol Berbasis Bahan Baku Lokal
Pemerintah mendorong pengembangan industri etanol dari komoditas dalam negeri seperti singkong, tebu, dan jagung.
>>> Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
Konsep hilirisasi ala Brasil akan diadopsi, di mana pabrik dapat beralih produksi antara gula dan etanol sesuai harga pasar.
“Begitu harga etanolnya naik, dia akan di-switch ke etanol. Tapi begitu harga gulanya naik, dia akan switch ke gula.
Dua model ini akan kita lakukan,” jelas Bahlil.
Tahapan implementasi dimulai dari E10 yang ditargetkan berjalan pada 2027. Setelah itu, pemerintah akan melanjutkan ke E20 pada 2028-2029.
Pola ini serupa dengan pengembangan biodiesel dari B10, B20, B30, hingga kini B50.
Selain etanol, pemerintah juga mengkaji peningkatan mandatori biodiesel hingga B60 sesuai arahan Presiden. “Dan perintah Bapak Presiden juga harus segera kita mempelajari mengkaji kemungkinan untuk B60.
>>> Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
Dan sekarang kita lagi lakukan kajian,” pungkas Bahlil.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







