Wali Kota New York Ingin Tangkap Netanyahu, Trump Beri Peringatan
Rencana Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memicu kontroversi besar di Amerika Serikat.
Menjelang Sidang Umum PBB yang akan digelar dalam beberapa pekan mendatang, Mamdani menegaskan tidak akan mundur dari janjinya.
>>> Alienware Luncurkan Tiga Laptop Gaming Baru di India dengan Intel Core Ultra 9
Pernyataan itu langsung memancing respons keras dari Presiden AS Donald Trump hingga Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon.
Mamdani menyatakan ingin menangkap Netanyahu karena menganggap Perdana Menteri Israel itu sebagai penjahat perang berdasarkan surat perintah penangkapan ICC.
Ia mengaku telah berdiskusi dengan tim hukumnya mengenai kemungkinan langkah tersebut saat Netanyahu tiba di New York.
"Saya percaya bahwa ketika seseorang didakwa dengan surat perintah Pengadilan Kriminal Internasional, itu adalah sesuatu yang harus ditanggapi dengan serius," kata Mamdani.
Namun, laporan CBS News New York menyebut tidak ada hukum lokal yang memberikan kewenangan kepada Wali Kota New York untuk menangkap kepala negara asing.
>>> Di Balik Koleksi 'Harsa', Ketelitian Perajin Jadi Kunci Busana Premium Lakon
Urusan kebijakan luar negeri berada di bawah pemerintah federal, sementara pejabat yang menghadiri forum PBB juga memperoleh kekebalan diplomatik.
Presiden Donald Trump melalui media sosial memastikan Netanyahu tidak akan ditangkap selama berada di wilayah AS.
"Benjamin Netanyahu tidak akan ditangkap dengan cara apa pun selama berada di Amerika Serikat," kata Trump.
Ia membela Netanyahu dengan menyebut pemimpin Israel itu tengah menghadapi ancaman dari Republik Islam Iran.
Kecaman juga datang dari Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, yang menyebut justru Mamdani yang pantas dimintai pertanggungjawaban.
>>> Welah Hatta: Wanita Indonesia di Balik Sukses FIFA World Cup 2026
"Orang yang seharusnya ditangkap bukanlah perdana menteri kita, melainkan Anda, Tuan Mamdani," kata Danon.
Update Terbaru
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Mengenal Airbus Beluga XL, Pesawat Kargo Unik Penopang Masa Depan Industri
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB







