Kerugian Akibat Masalah Kesehatan Mental Pekerja Capai Rp463 Triliun
Masalah kesehatan mental di kalangan pekerja Indonesia menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar.
Berdasarkan penelitian terbaru, dampaknya mencapai Rp463 triliun per tahun atau sekitar 2,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2023.
>>> Fitur Tersembunyi Google Drive Ini Menghemat Ratusan Dolar untuk Scanner
Grace Wangge dari Monash University dalam tulisannya di The Conversation pada 16 Juli 2026 mengungkapkan bahwa kerugian tersebut sebagian besar berasal dari hilangnya produktivitas pekerja.
Sekitar 88,5% kerugian disebabkan oleh penurunan produktivitas, bukan biaya layanan kesehatan.
Produktivitas Turun Akibat Gangguan Mental
Penelitian pada 2025 terhadap 5.828 responden dewasa menemukan bahwa gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi membuat pekerja kehilangan lebih dari tiga bulan waktu kerja efektif setiap tahun.
Pekerja yang mengalami gangguan mental rata-rata tidak masuk kerja selama 34 hari dalam setahun. Produktivitas saat bekerja juga menurun hingga 51%.
Selain itu, pekerja harus mengeluarkan biaya pengobatan sekitar Rp2,1 juta per tahun untuk konsultasi psikolog, psikiater, maupun obat-obatan.
Kerugian akibat absensi diperkirakan mencapai Rp5,1 juta per pekerja per tahun, sementara kerugian karena pekerja tetap hadir tetapi tidak mampu bekerja optimal mencapai sekitar Rp11 juta per tahun.
Penelitian juga menunjukkan hampir satu dari lima pekerja yang mengalami gejala gangguan mental akhirnya kehilangan pekerjaan.
Jam Kerja Panjang dan Macet Jadi Pemicu
Grace menyebut pemicu gangguan kesehatan mental di tempat kerja berasal dari "lingkaran setan yang membelenggu".
Faktor-faktor seperti jam kerja berlebihan, waktu perjalanan panjang, dan minimnya dukungan dari lingkungan kerja menjadi penyebab utama.
Meski regulasi menetapkan jam kerja normal maksimal 40 jam per minggu, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2025 menunjukkan sekitar 25,47% pekerja Indonesia bekerja lebih dari 49 jam setiap pekan.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







