Saham Teknologi Global Anjlok Akibat Ketegangan Timur Tengah
Saham global dan saham teknologi anjlok pada Jumat pagi setelah enam malam berturut-turut serangan militer AS terhadap Iran dan aksi jual semikonduktor yang dimulai dari Wall Street.
Ketegangan geopolitik mengganggu aliran energi melalui Selat Hormuz yang menangani sekitar 20% lalu lintas minyak dunia. Aset safe-haven seperti emas dan obligasi AS justru menguat.
>>> Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Video Call dan Proyek Juara Jadi Kunci
Indeks S&P 500 turun 0,5%, Nasdaq Composite merosot 1,5%, dan Dow Jones Industrial Average ditutup 105,67 poin lebih rendah pada Kamis karena saham semikonduktor menyeret pasar.
Penurunan semikonduktor berlanjut di Asia pada Jumat. Nikkei 225 Jepang ambles 5,2% dan Hang Seng Hong Kong turun 2,2%.
Saham SoftBank dan Tokyo Electron masing-masing terjun lebih dari 9%.
Analis: Pasar Belum Runtuh
Ed Clissold, kepala strategis AS di Ned Davis Research, mengatakan kepada CNBC bahwa fakta pasar belum hancur menunjukkan ini kemungkinan bukan puncak bull market.
>>> Luke Vickery Pasang Target Ambisius Setelah Penuhi Syarat Bela Timnas Indonesia
Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi jangka pendek mungkin sedikit melambat, namun resesi masih sangat tidak mungkin.
Clissold menambahkan bahwa ia akan lebih khawatir jika Russell 2000 berkinerja buruk dalam beberapa pekan terakhir.
Di sisi korporasi, Volvo Cars Swedia melaporkan penurunan laba operasi kuartal kedua sebesar 50% dibandingkan tiga bulan pertama tahun ini.
Perusahaan menyoroti pasar otomotif premium China yang sangat menantang.
>>> OJK Tutup BPR Syariah Hasanah Depok karena Masalah Permodalan
CEO Volvo Cars Håkan Samuelsson mengatakan penurunan hingga 30% di China mengejutkan mereka. Namun ia optimistis dengan langkah pengendalian biaya internal yang berjalan lebih baik dari rencana.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







