Nintendo Dikabarkan Mulai Kembangkan Switch 2 OLED pada Akhir 2026
Nintendo dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk merilis versi OLED dari konsol Switch 2, meskipun perangkat tersebut baru saja diluncurkan.
Informasi ini berasal dari laporan ZDNET Korea yang mengutip sejumlah sumber industri. Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Nintendo.
>>> Server The First Descendant Down 15 Juli untuk Update 1.3.34
Evaluasi Layar OLED untuk Switch 2
Menurut laporan tersebut, Nintendo sedang mengevaluasi penggantian panel LCD saat ini dengan layar OLED rigid untuk revisi Switch 2 di masa depan.
Salah satu sumber menyebutkan bahwa perusahaan sedang mendiskusikan peningkatan resolusi dari 1280×720 pada model OLED sebelumnya menjadi Full HD 1920×1080.
Seorang sumber mengatakan, "Nintendo sedang mempertimbangkan merilis Switch 2 OLED dengan resolusi yang ditingkatkan...
Jika keputusan untuk merilis model OLED diambil, ada kemungkinan pengembangan produk akan dimulai pada akhir tahun ini."
Namun, laporan tersebut juga menekankan bahwa proyek ini belum final.
>>> Samsung Pertimbangkan Listing Saham di AS Setelah SK Hynix Raup Rp 428 Triliun
Biaya produksi OLED yang lebih tinggi menjadi salah satu faktor utama, terutama karena Nintendo terus fokus pada pengurangan biaya manufaktur.
Sumber lain menyebutkan bahwa Samsung Display diperkirakan akan menjadi pemasok panel OLED jika Nintendo melanjutkan revisi ini, meskipun harga akan menjadi penentu akhir.
Jika pengembangan mendapat persetujuan, pekerjaan bisa dimulai pada akhir tahun ini, sementara produksi massal kemungkinan baru dimulai pada akhir 2027 atau awal 2028.
Artinya, model OLED potensial masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi. Nintendo sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai Switch 2 OLED.
>>> Desain Kamera Belakang Galaxy S27 Ultra Mulai Terungkap
Karena belum ada konfirmasi, laporan ini sebaiknya dianggap sebagai rumor awal, bukan bukti pengumuman perangkat keras yang akan segera terjadi.
Update Terbaru
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Kecelakaan Maut Ferrari SF90 Terbelah Dua di Australia, Pengemudi Selamat
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Eks Insinyur VW Didakwa Insider Trading Saham Rivian dan Cari Batas Waktu Hukum
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Barclays, Halifax, dan Lloyds Alami Gangguan Massal Akses Rekening
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB
Susunan Pemain Laga Indonesia vs Kamboja: Debut Baker Warnai Lini Depan Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Danantara Masuk KSSK, Prabowo Ingin Kebijakan Ekonomi Lebih Luas
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB
Sebut AS Geng Mafia dan Abaikan Hukum, Iran Ajukan Syarat Diplomasi
Senin / 27-07-2026, 22:49 WIB







