Pengadilan Banding AS Tolak Permintaan Trump Tunda Pembayaran ke Carroll
Pengadilan banding federal Manhattan menolak permintaan darurat Donald Trump untuk menunda pembayaran 5,8 juta dolar kepada E.
Jean Carroll.
>>> Pakar Hukum Dukung Langkah KortasTipikor Polri Usut Dugaan Korupsi dan TPPU
Keputusan dikeluarkan oleh Pengadilan Banding Sirkuit Kedua pada Rabu malam, hanya beberapa jam setelah Trump mengajukan banding atas perintah Hakim Lewis Kaplan yang mengizinkan pencairan dana tersebut.
Dana tersebut, termasuk putusan awal 5 juta dolar ditambah bunga, telah disimpan dalam rekening yang diawasi pengadilan sejak Juni 2023.
Hakim Kaplan mengeluarkan memorandum tertulis yang menjelaskan alasan pencairan dana kepada penggugat.
"Panitera dengan hormat diarahkan untuk mencairkan nilai putusan pokok sebesar 5.000.000 dolar," tulis Kaplan.
Ia juga memerintahkan pencairan bunga pasca-putusan.
Hakim Kaplan mencatat bahwa proses hukum telah diperpanjang oleh pembelaan selama bertahun-tahun.
"Pada akhirnya, tergugat telah menunda-nunda kasus ini selama bertahun-tahun," tulis Kaplan.
Ia menegaskan bahwa proses hukum telah melalui beberapa tingkat banding setelah putusan juri awal.
"Juri dengan suara bulat menyimpulkan bahwa ia melecehkan secara seksual dan mencemarkan nama baik penggugat," kata Kaplan.
>>> WMPP: Dari Rp208 ke Rp20, Kini Laba Rp141 Miliar dan Potensi Re-Rating
Putusan tersebut menekankan bahwa pengadilan yang lebih tinggi secara konsisten menolak untuk membatalkan hasil persidangan perdata.
"Putusan atas vonis itu telah dipertahankan pada banding. Peninjauan kembali secara en banc telah ditolak.
Mahkamah Agung telah menolak certiorari tanpa perbedaan pendapat," kata Kaplan.
Perintah pengadilan diakhiri dengan arahan eksplisit bagi tergugat untuk memenuhi kewajiban keuangan hukumnya.
"Sudah waktunya dia 'berbuat adil' dan membayar putusan," kata Kaplan.
Pengacara utama Carroll mendesak eksekusi segera perintah pembayaran setelah habisnya jalur hukum alternatif.
"Setelah empat tahun litigasi di setiap tingkat sistem pengadilan federal, sudah waktunya kasus ini berakhir," kata Roberta Kaplan, pengacara utama Carroll.
Tim hukum menyatakan bahwa perjanjian formal yang telah dibuat sebelumnya antara kedua belah pihak mengenai dana escrow kini harus dipenuhi.
>>> 200 Nickname Game Cantik untuk Perempuan, Aesthetic dan Unik
"Dan berdasarkan Perjanjian dan Perintah Pengadilan, Carroll kini berhak mendapatkan pembayaran uang yang jatuh tempo berdasarkan putusan," kata Roberta Kaplan.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







