Menjelang GIIAS 2026, pendatang baru Leapmotor siap memperkenalkan SUV listrik B10 di Indonesia.

Berada di bawah naungan PT Indomobil National Distributor, merek ini menawarkan sejumlah keunggulan yang membedakannya dari kompetitor China lainnya.

>>> Rating TV per Minggu, 5 Juni 2026: D'Academy 8 Final Audition Pimpin, Sinetron Masih Kuasai Prime Time

CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menjelaskan bahwa Leapmotor fokus pada teknologi, fitur, serta aspek keamanan dan kenyamanan yang lebih personal.

Ia mengakui banyak mobil listrik China memiliki fitur serupa seperti ADAS dan panoramic sunroof, namun Leapmotor memiliki nilai lebih.

Teknologi Baterai CTC dan Personalisasi Interior

Keunikan pertama terletak pada teknologi baterai CTC (Cell-To-Chassis). Sistem ini mengintegrasikan sel baterai langsung ke sasis, berbeda dengan desain konvensional.

Selain itu, Leapmotor B10 menyediakan ruang ekspresi bagi pemiliknya melalui persona panel di dashboard. Konsumen bisa meletakkan barang kesayangan seperti mainan atau boneka untuk mempercantik interior.

Mobil ini juga telah mendapatkan sertifikasi keamanan dari Euro NCAP. Tan Kim Piauw menambahkan bahwa sistem ban staggered membuat pengendaraan lebih aman dan stabil.

>>> Sparks of Tomorrow: KyoAni Bawa Penonton ke Kyoto Masa Depan

Leapmotor juga memperhatikan kesehatan pengguna dengan material jok bersertifikasi OEKO-Tex Standar 100, yang diklaim ramah bahkan untuk kulit bayi.

Dengan kombinasi teknologi baterai CTC, keamanan standar internasional, dan kenyamanan jok yang ramah kesehatan, Leapmotor B10 menjadi pendatang baru yang layak dinantikan.

Leapmotor telah melakukan ekspansi global, terutama ke Eropa, dan mengklaim penjualan mencapai 1,5 juta unit secara global.

Merek ini disebut sebagai startup otomotif tersukses di China saat ini.

>>> San Diego Wave FC Hadapi Gotham FC di Laga Perdana Pasca-Jeda Internasional

Selain B10, Leapmotor memiliki model lain di segmen SUV, MPV, dan sedan yang berpotensi hadir di Indonesia.