"Saya pikir Anda benar-benar bisa menggunakan Manzambi di setiap posisi," kata pelatih kepala Murat Yakin.

"Sangat menyenangkan bekerja dengannya dan melihatnya tampil seperti itu. Dia benar-benar berkembang," tambah Yakin.

Paraguay juga melaju dengan mengalahkan Jerman dalam adu penalti meskipun hanya menguasai 26% penguasaan bola selama pertandingan.

Manajemen mengaitkan ketangguhan tim dengan pelajaran yang dipetik dari kekalahan berat di pertandingan pembuka melawan Amerika Serikat.

"Jika kami tidak belajar dari kekalahan, kami tidak akan siap untuk pertandingan ini," kata pelatih kepala Gustavo Alfaro.

"Saya memberi tahu para pemain bahwa kami telah menjalani malam yang epik," ujar Alfaro.

>>> Prospek Mobil Listrik di Indonesia 2026: Infrastruktur dan Insentif Dorong Pertumbuhan

Sisa turnamen terdiri dari tim-tim yang bersiap untuk babak gugur berikutnya, sementara negara-negara yang tersingkir menghadapi evaluasi pasca-turnamen setelah gagal melaju melewati babak 32 besar.