Jika menggunakan makeup waterproof, ulangi langkah ini hingga bersih. Gunakan kapas baru untuk setiap area wajah (dahi, pipi, hidung, rahang) agar kotoran tidak berpindah.

Lanjutkan dengan sabun pembersih wajah sebagai tahap kedua double cleansing, terutama jika sebelumnya memakai sunscreen atau foundation tebal.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Menurut Dr. Mary, kesalahan paling umum adalah menggosok wajah terlalu kuat saat menggunakan micellar water. Hal ini menghilangkan keunggulan utama produk yang seharusnya lembut di kulit.

Menggosok berlebihan memang lebih cepat menghapus makeup, tetapi dapat memicu iritasi, terutama di area mata. Cukup diamkan kapas beberapa detik sebelum mengusap agar makeup terangkat tanpa gesekan berlebih.

Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan Micellar Water

Micellar water aman digunakan setiap hari dan cocok untuk hampir semua jenis kulit. Namun, pemilik kulit sangat kering atau sensitif sebaiknya memilih formula khusus untuk kulit sensitif.

Hindari micellar water jika memiliki alergi terhadap salah satu kandungannya.

Produk ini juga tidak disarankan setelah prosedur estetika seperti laser, microneedling, atau chemical peeling karena skin barrier yang sedang dalam pemulihan menjadi lebih sensitif.

Dr. Mary menegaskan bahwa meskipun efektif sebagai langkah awal, micellar water bukan pengganti facial cleanser.

>>> Sinopsis Tokyo Sonata, Film Jepang yang Gambarkan Beratnya Dampak PHK bagi Keluarga

Sabun pembersih dengan pH sesuai tetap diperlukan untuk mengangkat sebum, sisa polusi, sel kulit mati, dan mikroorganisme yang masih tertinggal.