Kanker lambung lebih sering terjadi pada pria, terkait dengan kombinasi merokok dan infeksi bakteri yang berkorelasi dengan kepadatan penduduk, sanitasi buruk, dan akses air bersih yang terbatas.

Dr. Isabelle Soerjomataram, epidemiolog medis WHO dan penulis senior analisis, mengatakan studi ini adalah penilaian komprehensif pertama yang memasukkan penyebab infeksi bersama risiko perilaku, lingkungan, dan pekerjaan.

Ia menambahkan bahwa mengatasi penyebab yang dapat dicegah merupakan salah satu peluang paling kuat untuk mengurangi beban kanker global.

Dr. André Ilbawi, pimpinan tim WHO untuk pengendalian kanker dan rekan penulis, menekankan bahwa ini adalah analisis global pertama yang menunjukkan seberapa besar risiko kanker berasal dari penyebab yang bisa dicegah.

Studi ini memberikan dasar yang kuat bagi kebijakan kesehatan internasional. Data menunjukkan bahwa masyarakat global memiliki alat praktis untuk mencegah empat dari sepuluh diagnosis kanker.

>>> AHY Berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi di Medan Segera Rampung

Para penulis menekankan bahwa pengurangan beban kanker memerlukan pendanaan berkelanjutan dan komitmen politik, serta kampanye yang menargetkan faktor risiko spesifik di setiap wilayah.