Wilde menyoroti perbedaan persepsi budaya Amerika dan Eropa tentang kehidupan keluarga dan seksualitas. "Di Amerika, orang dengan anak kecil dianggap tidak berhubungan seks.

Itu menandakan akhir eksplorasi seksual," katanya.

Produksi film menggunakan banyak lokakarya naskah dan improvisasi di antara para pemain. "Ada banyak kenyamanan dan kepercayaan yang sudah ada sebelumnya," kata Norton.

Norton terkejut dengan kebebasan kreatif yang diberikan Wilde dalam adegan-adegan kunci. "Sutradara biasanya tidak berkata: 'Jangan beri tahu saya apa momen kunci ini nantinya'," ujarnya.

Norton merasa jadwal syuting kronologis secara unik meningkatkan perkembangan akhir film. "Tidak akan pernah memiliki alur itu jika diambil tidak berurutan.

Kami akan jauh lebih berhati-hati," katanya.

Wilde mengungkapkan kepuasan luar biasa dengan pengalaman kolaboratif para pemain dan kru. "Saya merasa senang sekaligus hancur oleh pengalaman ini.

Saya tidak tahu kapan bisa mendapat yang seperti ini lagi," ujarnya.

>>> Australia Siapkan Penyesuaian Taktik Hadapi Mesir di Babak 32 Besar Piala Dunia

Setelah pemutaran festival, perusahaan produksi A24 mengakuisisi hak distribusi film seharga 12 juta dolar AS.